Soal Instruksi Presiden Sekolah Gratis TK-SMA, Mendikdasmen Buka Suara Soal Anggaran Jumbo

Foto: ist

INFOKINI.ID, JAKARTA– Kebijakan pendidikan gratis untuk jenjang TK hingga SMA/SMK di sekolah negeri sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto dipastikan bakal menyedot anggaran jumbo. Kendati demikian, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyatakan hingga kini besaran pasti anggaran tersebut masih dalam tahap pengusulan dan belum dibahas secara final.

Hal itu diungkapkan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti usai menghadiri acara Wardah Inspiring Educators 2026 di Jakarta Concert Hall, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Sabtu (26/9/2026).

PDAM

Menteri Mu’ti menjelaskan bahwa postur anggaran pendidikan gratis tersebut masih bergerak dinamis seiring dengan berjalannya proses penyesuaian usulan di pemerintah dan DPR.

“Belum dibahas (anggaran pendidikan gratis). Ya, nanti akan ada pembahasan lagi karena masih ada perubahan anggaran,” ujar Abdul Mu’ti.

Bakal Ada Tambahan Anggaran, Siap Dibawa ke DPR

Meski belum final, Mu’ti memastikan pihak Kemendikdasmen telah menyiapkan usulan penambahan anggaran. Langkah ini sejalan dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) yang lebih dahulu mengajukan tambahan dana untuk program kuliah gratis di Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Selain itu, usulan anggaran ini juga dirancang untuk mengomodasi Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait pembebasan biaya sekolah SD hingga SMP, baik negeri maupun swasta.

“Yang jelas akan ada penambahan. Untuk Dikti kan ada penambahan, Pak Menteri (Brian Yuliarto) sudah menyampaikan kan, kemudian mungkin dari kami juga ada usulan penambahan anggaran. Sehingga, finalnya nanti akan dibicarakan dengan DPR,” tegas Mu’ti.

Silang Pendapat Anggaran: Capai Rp300 Triliun Lebih

Isu anggaran sekolah gratis sebelumnya memicu beberapa proyeksi angka dari pihak legislator dan kementerian terkait:

  • Versi Komisi X DPR RI & Kemendikdasmen: Wakil Ketua Komisi X DPR RI MY Esti Wijayati dan Mendikdasmen Mu’ti sempat memaparkan estimasi anggaran untuk membebaskan biaya SD-SMP (negeri dan swasta) mencapai Rp300 triliun hingga Rp306,51 triliun.

  • Versi Kemdiktisaintek: Menteri Diktisaintek Brian Yuliarto mengungkapkan kebutuhan anggaran menggratiskan biaya kuliah di seluruh PTN mencapai Rp93,74 triliun untuk menover sekitar 2,83 juta mahasiswa D3, D4, dan S1.

  • Versi Badan Anggaran (Banggar) DPR: Ketua Banggar DPR Said Abdullah memproyeksikan kebutuhan anggaran SD, SMP, dan SMA berada di kisaran Rp210 triliun, plus PTN sebesar Rp92 triliun (total sekitar Rp302 triliun). Banggar mengisyaratkan keberlangsungan penuh program ini kemungkinan baru dapat direalisasikan secara bertahap hingga tahun 2028 dengan pilot project awal sebesar Rp5 triliun.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *