Gubernur Senang Masyarakat Bantaeng Kembangkan Stroberi yang Dibawanya dari Jepang

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah saat memetik buah stroberi di perkebunan agrowisata di Bantaeng. (Humas Pemprov)

INFOKINI.ID, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah melakukan kunjungan ke kebun stroberi agrowisata di Desa Bonto Tallasa, Kecamatan Uluere, Kabupaten Bantaeng, Selasa (2/1/2021).

Di tempat ini pengunjung dapat dengan bebas memetik hasil panen buah stroberi yang berukuran besar yang segar dan manis. Dengan pemandangan pepohonan yang rindang dan udara sejuk.

“Saya gembira sekali ternyata masyarakat sekarang sudah mengembangkan stroberi yang saya dulu bawa dari Jepang,” kata Nurdin.

Nurdin juga mengapresiasi Pemerintah Daerah (Pemda) Bantaeng yang terus mengembangkan dan mendorong masyarakat untuk mengembangkan berbagai komoditas termasuk stoeberi ini.

“Dan ini tugas kita sekarang adalah bagaimana kita promosi supaya lebih banyak pengunjung ke sini,” jelas mantan Bupati Bantaeng ini.

Apalagi, kata Nurdin, stroberi tidak ada dibatasi kapan berbuah, sehingga semak cemara atau pohon stroberi dapat dipanen secara bergantian.

“Di tempat ini satu pohon menghasilkan 30 buah. Ditanam hingga dapat berbuah dengan masa 1,5 bulan,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa NA ini menilai sesuatu torobosan yang dilakukakn Pemda Bantaeng dengan pengembangan buah stroberi merupakan langkah yang baik dalam masa pandemi Covid-19.

“Ini banyak saudara kita harus dirumahkan dan PHK. Ini adalah peluang yang sangat bagus untuk kita kembali ke desa untuk mendorong ekonomi desa,” tutur NA.

NA juga memceritakan, awal adanya petani ini. Menurutnya, para petani dibawa studi banding ke Malang (Jawa Timur) kebun apel dan ke Ciwidey (Jawa Barat) di sini kita melihat pengembangan komoditas tersebut.

“Nah ini cocoknya di dataran tinggi. Saya kira diawali dengan bibit dari Ciwidey terus ada konsultan Jepang kita, mereka bawa bibit Jepang ke sini. Akhirnya, bisa mengembangkan di sini lebih besar dan manis, bedanya itu. Biasanya stroberi itu kecut, ini manis,” jelasnya.

Ia juga mengaku, untuk memulai bertani stroberi tidak sulit, karena mereka datang studi banding langsung melihat pengelolaan dan pemeliharaannya dan melihat animo pengunjung wisata. Sehingga mereka tertarik.

“Pemerintah hanya mendorong saja. Saya bersyukur kita datang dan berharap Pak Bupati mengembangkan lebih luas,” imbuhnya.

Selain itu, lanjutnya, dengan mengkonsumsi buah stroberi juga diharapkan menjadi kebiasaan masyarakat. Karena memiliki kandungan vitamin C sangat tinggi.

“Di masa pandemi, saya kira konsumsi stroberi ini salah satu untuk mencegah kita kena covid-19 supaya imun kita terus terjaga,” paparnya.

Sementara itu, Bupati Bantaeng, Ilham Azikin mengapresiasi inisiasi Nurdin, dalam budidaya stroberi di Bantaeng.

Ilham berharap, selain memiliki nilai ekonomis kesejahteraan bagi petani. Dengan membudidaya tanama ini juga bisa menjadi ruang edukasi dan rekreasi bagi masyarakat.

“Pasaranya sampai di Makassar, baik itu di cafe dan warkop yang buat jus stroberi,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *