INFOKINI.ID, JAKARTA– Saga transfer musim panas ini akhirnya menemui titik terang. Newcastle United dilaporkan telah memberi lampu hijau bagi sang jenderal lapangan tengah, Bruno Guimaraes, untuk menyeberang ke Arsenal.
Melansir laporan eksklusif The Athletic pada Rabu (5/8/2026), Newcastle sepakat melepas bintang asal Brasil tersebut di angka 75 juta poundsterling (sekitar Rp1,5 triliun). Angka ini bersifat fixed fee alias bernilai pasti tanpa adanya pasal add-ons tambahan.
Saat ini, gelandang berusia 28 tahun itu masih berada di kamp pemusatan latihan Newcastle di Spanyol. Bruno hanya tinggal menunggu instruksi akhir untuk terbang ke London guna menjalani tes medis dan merampungkan kepindahannya ke Emirates Stadium.
Kepindahan ini menandai akhir dari era Bruno bersama The Magpies yang telah terjalin sejak Januari 2022. Kala itu, Newcastle memboyongnya dari Olympique Lyon dengan durasi nilai transfer sekitar £40–50 juta.
Fakta menarik adalah, mantan klub Bruno, Lyon, dipastikan ‘cipratan rezeki’. Lewat klausul penjualan sebesar 20 persen dari keuntungan transfer, klub asal Prancis tersebut bakal mengantongi sekitar £6–7 juta dari kesepakatan Arsenal dan Newcastle ini.
Proses negosiasi ini sejatinya berjalan alot. Bruno telah secara terbuka menyampaikan keinginannya untuk hengkang sejak Juli lalu. Arsenal awalnya mencoba melayangkan penawaran ‘murah’ di bawah £60 juta yang langsung ditolak mentah-mentah oleh manajemen Newcastle. Banderol £75 juta pun akhirnya disepakati sebagai kompromi terbaik kedua belah pihak.
Kehadiran Bruno Guimaraes dipastikan membuat lini tengah The Gunners kian mengerikan. Ia akan bergabung dengan deretan nama top seperti Declan Rice, Martin Odegaard, Mikel Merino, Martin Zubimendi, Eberechi Eze, serta Duo Wonderkid Ethan Nwaneri dan Myles Lewis-Skelly.
Langkah Arsenal memboyong Bruno bukan tanpa alasan. Musim lalu, ia tampil sangat superior dengan menjadi top skor Newcastle di Premier League (9 gol). Mengutip data Opta, Bruno juga masuk jajaran lima besar liga dalam urusan umpan terobosan (through balls) sebanyak 21 kali dan umpan menembus garis pertahanan (line-breaking passes) sebanyak 46 kali.
Kehilangan Bruno jelas menjadi lubang besar yang sulit ditutupi Newcastle. Data dari BBC mencatat statistik gila, persentase kemenangan Newcastle merosot tajam dari 50,7% saat Bruno bermain, menjadi hanya 12,5% ketika ia absen.
Kini, tugas Mikel Arteta adalah mereplikasi pengaruh vital sang pemain agar Arsenal bisa tampil makin dominan dalam perburuan gelar juara musim depan.(*)














