INFOKINI.ID, MAKASSAR– Launching program Makassar Sehat dilakukan, Sabtu (6/6/2020) oleh Pemkot Makassar. Didampingi Pangdam XIV/Hasanuddin yang juga merupakan Ketua Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Sulsel, Mayjen TNI Andi Sumnagerukka, Pj walikota Makassar, Yusran Jusuf melaunching program berkonsep pembatasan interaksi dan peningkatan imunitas tubuh melalui makanan bergizi dan mengkonsumsi minuman/ramuan herbal. Launching dilakukan di Posko Induk Info Covid-19 Makassar di jalan Nikel Makassar, yang ditandai dengan penekanan tombol sirine yang dilakukan Yusran Jusuf dan Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen Andi Sumangerukka. Tema yang diusung dalam launching ini adalah “Low Contact, High Immunity, High Activity”. Program ini untuk mengedukasi masyarakat agar bisa hidup sehat dan terhindar dari penyebaran Covid-19. Termasuk mereduksi agar masyarakat memperbaiki kekebalan tubuh dengan mengkonsumsi nutrisi yang asalnya dari bahan pangan berkualitas.
Dalam kesempatan itu, Pangdam sekaligus Ketua Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 di Sulsel mengatakan bahwa menerapkan protokol kesehatan di setiap kegiatan telah menjadi aturan dalam penanganan Covid-19. Pembatasan jarak (Physical Distancing dan menghindari keramaian (Social Distancing) serta menjaga kebersihan, telah menjadi aturan yang selalu dihimbau kepada seluruh masyarakat. Namun untuk program Makassar sehat, gerakan itu, disempurnakan dengan konsumsi herbal dan makanan bergizi. “Untuk program Makassar sehat, terkait dengan pola hidup sehat, di tengah pandemi Covid-19. Tak hanya mematuhi protokol kesehatan tetapi juga olahraga dan mengkonsumsi ramuan herbal, sebagai upaya menjaga imunitas tubuh. Tingkatkan imunitas tubuh untuk menangkal virus. Senam dan minuman herbal diyakini bisa meningkatkan imunitas tubuh kita. Selama pandemi ini dan selama belum ada obat, maka imunitas tubuh harus menjadi perhatian. Imun yang kuat dan fisik yang sehat karena akan mampu menjadi penangkal masuknya virus ke dalam tubuh. Konsepnya antara senam dan minuman herbal sama, adalah untuk kesehatan yang akan berpengaruh pada imunitas tubuh,” jelas Andi Sumangerukka.(*)















