INFOKINI.ID, MAKASSAR– Persit Kartika Chandra Kirana Cabang Kodim Makassar diminta bijak dalam menggunakan media sosial. Arahan ini disampaikan Ketua Persit KCK Cabang Kodim Makassar Tia Nurman Syahreda, saat pengarahan kepada seluruh pengurus dan anggota Persit Kodim Makassar, Kamis (2/2/2023) di aula Makodim 1408/Makassar. Selain bijak bermedsos, Tia Nurman juga menekankan sejumlah arahan Ketua Persit KCK Daerah XIV/Hasanuddin Desi Totok Imam Santoso untuk seluruh Persit Hasanuddin.

“Saya menyampaikan arahan ibu ketua Persit Daerah XIV/Hasanuddin untuk seluruh Persit Hasanuddin. Kembali diingatkan untuk bisa menggunakan media sosial dengan bijak. Gunakan untuk hal-hal positif dan berguna bagi pengembangan diri, keluarga, dan yang membanggakan organisasi. Salah satunya dengan mengeksplore kemampuan, keterampilan dan kreativitas yang dimiliki, seperti keahlian memasak atau yang lainnya dalam hal-hal positif. Sehingga bisa memberikan manfaat bagi diri dan keluarga,” jelas Tia Nurman, seraya menambahkan bahwa arahan bijak bermedsos juga terkait untuk menyikapi postingan yang menyudutkan institusi TNI AD, yang meminta persit untuk tidak terprovokasi sehingga ikut larut memposting komentar yang tidak bermanfaat tersebut.

Selain bijak bermedsos, arahan Ketua Persit Hasanuddin Desi Totok Imam yang juga disampaikan Tia Nurman adalah terkait momentum politik di Indonesia, khususnya di Sulsel. Menurutnya, pesta demokrasi yang akan berlangsung di tahun 2024 sudah semakin dekat. Seluruh Persit tak dilarang untuk ikut serta dalam momentum tersebut, karena memiliki hak pilih dan dipilih. “Persit dan keluarganya boleh berpolitik. Karena memang memiliki hak, baik terjun langsung dalam pencalonan ataupun membantu keluarga. Yang tidak boleh dan dilarang adalah menggunakan atribut persit ataupun kedinasan dalam melakukan aktivitas politik,” lanjutnya.

Di kesempatan pertemuan cabang tersebut, Tia Nurman juga berharap seluruh persit, khususnya Persit Kodim Makassar senantiasa kompak dan solid. “Konflik adalah hal yang wajar dan tak bisa dihindari karena adanya perbedaan. Tetapi yang penting adalah bagaimana kita menyikapi konflik tersebut dan menyelesaikannya dengan baik dan bijak, tanpa ada adu fisik dan perselisihan yang berkepanjangan. Semoga kita semua selalu kompak, guyub dan solid,” tutup Tia.
Pertemuan kali ini juga dirangkaikan dengan senam bersama SKJ 88 dan dimeriahkan dengan berbagai lomba dalam rangka memeriahkan HUT Persit Kartika Chandra Kirana Ke-77, diantaranya lomba balap sarung, estafet kelereng, balon dan kardus, lomba makan pisang, dan juga jepit balon.(*)















