Tekankan Akurasi dan Kritik Sehat, Diskominfo Gowa Ajak Media Bangun Sinergi

Kegiatan diskusi yang digelar Diskominfo Gowa bersama sejumlah jurnalis, di Warkop Utopia, Jalan Hasanuddin, Somba Opu, Gowa, Kamis, (16/4/2026). (Foto: IST)

INFOKINI.ID, GOWA – Pemerintah Kabupaten Gowa melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mendorong penguatan sinergi dengan insan media dengan menekankan pentingnya akurasi informasi, keterbukaan data, serta kemitraan yang sehat dalam membangun daerah.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Gowa, Emy Pratiwi Hosen, dalam sesi diskusi bersama sejumlah jurnalis yang berlangsung di Warkop Utopia, Jalan Hasanuddin, Somba Opu, Gowa, Kamis, (16/4/2026).

Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus ruang bertukar pandangan terkait pengelolaan informasi publik.

Dalam kesempatan itu, Emy menegaskan bahwa Diskominfo ingin menjadi ruang terbuka bagi media untuk berdiskusi maupun berkoordinasi terkait kebutuhan data dan informasi.

Menurutnya, komunikasi yang intens akan membantu menjaga kualitas pemberitaan.

“Saya ingin Kominfo jadi rumah kedua, kita akan selalu terbuka. Kita bisa diskusi atau sekadar bertukar pikiran,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa akurasi informasi harus menjadi prioritas utama dalam pemberitaan. Meski menghargai kecepatan dalam menyajikan berita, ia menilai ketepatan data tetap harus diutamakan demi menghindari kesalahan informasi.

“Akurasi di atas segalanya. Saya hargai kecepatan berita, tapi saya lebih menghargai akurasi. Kalau ada data kurang pas, bisa hubungi kami sebelum naik cetak atau tayang. Kami berkomitmen memberikan data yang valid,” katanya.

Selain itu, Emy menegaskan bahwa hubungan antara pemerintah daerah dan media harus dibangun dalam kerangka kemitraan yang sehat. Ia menilai kritik dari media merupakan bagian penting dalam mendorong perbaikan kinerja pemerintah.

“Kemitraan pemerintah dan media adalah kemitraan yang sehat. Kritik adalah vitamin bagi kami. Saya tidak meminta rekan-rekan berhenti mengkritik, tapi itu dibangun atas landasan konfirmasi dan keberimbangan, cek and recheck,” tegasnya.

Ia juga mengajak media untuk bersama-sama menjaga iklim informasi yang sehat dan edukatif. Menurutnya, ruang publik harus dijauhkan dari hoaks serta informasi yang dapat menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

“Saya bukan bos bagi rekan-rekan, tetapi mitra strategis membangun daerah melalui pena dan lensa kamera,” ujarnya.

Di akhir diskusi, Emy berharap sinergi yang telah mulai dibangun antara Diskominfo dan media dapat terus dijaga. Ia juga menekankan pentingnya nilai-nilai lokal dalam membangun komunikasi yang harmonis.

“Harapan saya, sinergi yang terbangun mulai dibangun dan dirintis kita jaga keberlanjutannya dengan memperhatikan nilai lokal daerah, sipakatau, sipakalabbiri, dan sipakainga, untuk Gowa yang lebih baik ke depan,” tutupnya.

Pertemuan tersebut berlangsung santai namun produktif, dengan sejumlah jurnalis menyampaikan masukan terkait keterbukaan data dan koordinasi informasi.

Diskominfo Gowa memastikan komitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan media sebagai mitra strategis pembangunan daerah.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *