INFOKINI.ID, MAKASSAR – Embarkasi Makassar kembali menerima kabar duka dari Tanah Suci. Seorang jemaah haji asal Kota Ternate, Maluku Utara, Siti Totou Umar yang tergabung dalam Kloter 15 Embarkasi Makassar dilaporkan wafat di Madinah, Arab Saudi.
Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar, H Ikbal Ismail, menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya jemaah tersebut.
“Ya jadi, innalillahi wa innailaihi raji’un. Atas nama pemerintah Kementerian Agama dan Umrah, Embarkasi Makassar mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya jemaah kita dari Maluku Utara di Madinah sudah dimakamkan di Makam Baqi,” ujar Ikbal.
Ia mengatakan, almarhumah dimakamkan di pemakaman yang sama dengan jemaah asal Kabupaten Gowa yang sebelumnya juga wafat di Madinah.
“Jadi sama dengan yang kemarin dari Gowa, dimakamkan di Makam Baqi juga. Jadi untuk jemaah haji dari UPG sudah dua jemaah yang meninggal dunia. Kita doakan bersama semoga almarhumah diterima di sisi Allah SWT,” tambahnya.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Maluku Utara, Muhammad Zaber Wahid, membenarkan kabar wafatnya jemaah tersebut. Jemaah diketahui bernama Siti Totou Umar dan meninggal dunia pada Jumat, 8 Mei 2026 di Madinah.
Selain Siti Totou Umar, Embarkasi Makassar juga sebelumnya mencatat wafatnya seorang jemaah Kloter 5 UPG asal Kabupaten Gowa, Nursaidah Sinrang Sijarra (59), yang meninggal dunia di Madinah pada Minggu, 26 April 2026 akibat komplikasi diabetes.
Sementara itu, satu calon jemaah haji asal Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Syamsudin P. Laoneng (56), yang tergabung dalam Kloter 19, juga dilaporkan wafat saat proses keberangkatan di Embarkasi Makassar pada Selasa, 5 Mei 2026 setelah sempat dirawat di RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo Makassar.
Di sisi lain, Ikbal Ismail menyampaikan proses pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Makassar hingga saat ini berjalan lancar.
“Sampai sekarang sudah 25 kloter dan jumlah jemaah yang diberangkatkan sebanyak 9.808 jemaah. Alhamdulillah kami dapat info dari semua kloter, petugas kloter, jemaah dalam keadaan baik-baik semua, sehat, baik di Madinah maupun di Makkah,” ujarnya.
Namun demikian, ia mengingatkan jemaah untuk tetap menjaga kondisi kesehatan mengingat suhu di Arab Saudi saat ini cukup ekstrem.
“Karena pengalihan dari musim dingin ke panas, sekarang cuaca di Makkah sudah 40 derajat Celsius dan Madinah 38 derajat Celsius. Makanya kami harap kepada jemaah haji, saat keluar dari hotel tolong bawa air minum dan alat semprot. Saat badan terasa kering silakan semprot dan minum air,” pungkasnya.














