INFOKINI.ID, GOWA – Momentum Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Juni menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen bangsa untuk terus meneguhkan nilai-nilai dasar negara dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Dan hari ini, Senin, 1 Juni 2026, bangsa Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gowa, Taufik Surullah, menegaskan bahwa Pancasila bukan hanya simbol atau slogan kebangsaan, melainkan ideologi dasar negara yang harus menjadi pedoman dalam setiap kebijakan, tindakan, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Sebagai wakil rakyat, kami memiliki tanggung jawab konstitusional melalui fungsi pembentukan peraturan daerah, fungsi anggaran, dan fungsi pengawasan. Ketiga fungsi tersebut harus dijalankan dengan berlandaskan nilai-nilai Pancasila, kebenaran, serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” kata Taufik saat dihubungi media dalam rangka peringatan Hari Lahir Pancasila 2026.
Menurutnya, dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan daerah, DPRD tidak boleh dipahami sebagai lembaga yang bertujuan mencari kesalahan atau memvonis pihak tertentu. Sebaliknya, pengawasan merupakan amanah konstitusi untuk memastikan tata kelola pemerintahan berjalan sesuai aturan, prinsip akuntabilitas, dan kepentingan masyarakat.
“Tidak ada maksud untuk memvonis siapa pun. Kami di DPRD hanya bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi yang telah diamanahkan oleh undang-undang. Semua proses harus berpijak pada fakta, kebenaran, serta mekanisme hukum yang berlaku,” ujar Taufik yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PAN Kabupaten Gowa.
Taufik menilai bahwa semangat Pancasila harus terus menjadi fondasi dalam membangun budaya demokrasi yang sehat, di mana kritik, pengawasan, dan partisipasi publik menjadi bagian penting dalam memperkuat kualitas pemerintahan.
Pada kesempatan tersebut, ia juga mengajak generasi muda untuk menjadikan Pancasila sebagai sumber inspirasi dalam membangun karakter, integritas, dan kepedulian sosial.
“Pemuda harus menjadi pelopor persatuan, menjaga etika dalam berdemokrasi, serta aktif berpartisipasi mengawal pembangunan daerah. Masa depan Indonesia sangat ditentukan oleh kualitas moral dan intelektual generasi mudanya,” katanya.
Kepada masyarakat, Taufik mengajak seluruh elemen untuk terus menjaga persaudaraan, memperkuat semangat gotong royong, serta berpartisipasi secara kritis dan konstruktif dalam kehidupan demokrasi.
Sementara kepada pemerintah daerah, ia berharap nilai-nilai Pancasila senantiasa menjadi landasan dalam merumuskan kebijakan publik yang berorientasi pada keadilan sosial, kesejahteraan rakyat, dan kemajuan daerah.
“Pancasila mengajarkan bahwa jabatan adalah amanah, kekuasaan adalah tanggung jawab, dan pengabdian kepada rakyat adalah tujuan utama. Karena itu, mari kita jadikan Hari Lahir Pancasila sebagai momentum memperkuat integritas, moralitas, dan partisipasi kritis demi terwujudnya pembangunan yang berkeadilan,” tegasnya.
Taufik juga menegaskan bahwa kemajuan Indonesia dimulai dari kemajuan daerah. Oleh sebab itu, seluruh pemangku kepentingan harus bersinergi membangun daerah dengan semangat kebangsaan yang kuat.
“Dari Daerah untuk Indonesia. Itulah semangat yang harus terus kita rawat bersama. Ketika daerah maju, demokrasi sehat, dan masyarakat sejahtera, maka Indonesia akan semakin kuat sebagai bangsa yang besar,” tambahnya.















