INFOKINI.ID, MAKASSAR — Wakil Koordinator Bidang Layanan Jemaah Lansia dan Disabilitas Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi/Debarkasi Makassar, H. Abdul Gaffar, mengingatkan jemaah agar menjaga kemabruran haji setelah kembali ke daerah masing-masing.
“Jaga kemabruran haji. Amalan-amalan yang dilakukan selama di Tanah Suci hendaknya lebih ditingkatkan lagi ketika kembali ke kampung halaman,” ujarnya, saat memberikan sambutan pada penyerahan jemaah Kloter UPG 16 kepada PPIH Daerah yang diwakili Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Pinrang, Rusli Rasyid, Sabtu (13/6/2026).
Ia juga berharap para jemaah dapat menjadi teladan di tengah masyarakat karena adanya predikat haji yang disandang.
“Jadilah panutan. Titel haji yang disandang hendaknya menjadi pengingat untuk semakin memperbaiki diri,” pesannya.
Sebanyak 393 jemaah haji dan petugas yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 16 Debarkasi Hasanuddin Makassar tiba di Tanah Air, Sabtu (13/6/2026) dini hari.
Pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GIA 1416 yang mengangkut jemaah mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar pukul 02.32 WITA.
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Makassar merilis data Kloter 16 berjumlah 393 orang yang terdiri atas 119 laki-laki dan 274 perempuan. Jemaah dalam kloter ini berasal dari Kabupaten Pinrang, Gowa, Maros, dan Takalar.
Kabupaten Pinrang menjadi daerah dengan jumlah jemaah terbanyak dalam kloter ini, yakni 133 orang. Disusul Kabupaten Gowa sebanyak 111 orang, Kabupaten Maros 74 orang, dan Kabupaten Takalar 69 orang.
Setibanya di Asrama Haji Sudiang Makassar, jemaah mengikuti prosesi serah terima yang berlangsung di Aula Arafah. Jemaah diserahkan oleh
PPIH mencatat terdapat satu kursi kosong (open seat) pada Kloter 16 karena seorang jemaah asal Kabupaten Pinrang, I Saida Lantu (66), wafat pada 30 Mei 2026. Sementara itu, kloter ini menerima satu mutasi masuk atas nama Laenta Lajji (54) asal Kabupaten Pinrang yang dipindahkan dari Kloter 8.













