Kebakaran Hutan di Kawasan Gunung Nona Enrekang Capai 10 Hektar

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Non, Kabupaten Enrekang, Sulsel. (int)

INFOKINI.ID, ENREKANG – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Gunung Nona, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) melaporkan total lahan dan hutan pinus yang hangus terbakar mencapai 10 hektare.

PDAM

“Update luas lahan terbakar 10 hektare yang kami terima dari KPH Mata Allo,” kata Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Enrekang Amiruddin, Selasa (18/8/2026).

Menurutnya, data terbaru itu diperoleh dari KPH Mata Allo yang melakukan pengukuran menggunakan aplikasi dan alat pemetaan. Angka sebelumnya 10 are yang diperoleh BPBD merupakan hasil perkiraan berdasarkan pengamatan langsung di lapangan.

“Kalau kita yang kemarin 10 are itu, ya data pemantauan, kalau ini pakai aplikasi pemetaan jadi beda dan ini lebih akurat,” ujarnya.

Amiruddin menjelaskan, pengukuran di kawasan pegunungan berbeda dengan pengukuran luas lahan di dataran. Karena itu, BPBD mengacu pada hasil pengukuran pihak kehutanan untuk memastikan luasan lahan yang terbakar.

Dia memastikan kawasan hutan yang terdampak akan dilakukan pemulihan. Penanaman pohon pinus akan kembali dilaksanakan di sejumlah titik yang terdampak kebakaran.

“Itu (penghijauan) pasti akan dilakukan, apalagi di sebagian yang terbakar kemarin adalah pohon pinus baru ditanam,” kata Amiruddin.

Diketahui, kebakaran di Gunung Nona terjadi pada Sabtu (15/8) sore. Belum diketahui pasti penyebab kebakaran.

Akses ke kawasan itu kini diperketat dan dijaga rutin oleh polisi kehutanan (Polhut). Warga dilarang beraktivitas di sekitar kawasan gunung pascakebakaran.

“Sudah tidak ada lagi aktivitas di bawah lereng gunung,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *