Rekam Jejak Diuji PGRI, Andi Tenri Indah Sandang Gelar Bunda Guru Gowa, Begini Sepak Terjang Sang Legislator

Andi Tenri Indah, dikukuhkan Bunda Guru Kabupaten Gowa.(Foto:ist)

INFOKINI.ID, MAKASSAR– Gelar Bunda Guru Kabupaten Gowa kini resmi disandang oleh srikandi parlemen Sulawesi Selatan, Andi Tenri Indah. Namun, di balik pengukuhan resmi yang digelar di Hotel Golden Tulip, Makassar, Sabtu (20/6/2026) ini, terungkap fakta bahwa proses pemilihannya tidak terjadi secara instan, melainkan lewat penilaian ketat terhadap rekam jejak digital dan nyata sang politisi.

Ketua PGRI Kabupaten Gowa, H. Sappe Mangiriang, menegaskan bahwa penunjukan Anggota DPRD Sulsel dari Fraksi Gerindra ini didasarkan pada rapor hijau penuntasan isu-isu pendidikan yang selama ini ia kawal. Sebagai Ketua Komisi E DPRD Sulsel, Andi Tenri Indah dinilai konsisten pasang badan dan tidak sekadar “datang dan foto” dalam urusan kesejahteraan guru.

PDAM

PGRI Gowa mengungkapkan, salah satu indikator utama terpilihnya Andi Tenri Indah adalah keberaniannya dalam mengawal, mendampingi, dan menuntaskan berbagai persoalan pelik yang dihadapi para guru di daerah, termasuk saat ia turun tangan menyelesaikan kemelut yang menimpa tenaga pendidik di Kabupaten Luwu Utara.

“Kami melihat Ibu Andi Tenri Indah bukan hanya hadir dalam kegiatan seremonial. Kepedulian dan keberpihakan itulah yang membuat kami yakin dan tidak ragu mengukuhkan beliau sebagai Bunda Guru,” tegas Sappe Mangiriang, membongkar alasan di balik keputusan organisasi profesi guru tersebut.

Andi Tenri Indah juga dikenal vokal dalam menyuarakan perlindungan hukum bagi kepala sekolah dan guru yang kerap menghadapi kendala dan intimidasi di lapangan saat menjalankan tugas profesinya.

Merespons amanah berat tersebut, Andi Tenri Indah menyatakan bahwa ia siap menjadi “jembatan hidup” antara guru dan kebijakan pemerintah. Menurutnya, mustahil menuntut guru adaptif terhadap kemajuan teknologi jika hak dasar dan kenyamanan kerja mereka diabaikan.

“Guru dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Namun di sisi lain, mereka juga berhak mendapatkan kesejahteraan, perlindungan, dan kenyamanan dalam bekerja,” ujar Andi Tenri Indah dengan nada tegas.

Ia menambahkan, guru adalah arsitek masa depan bangsa. Ketika negara hadir menjamin kesejahteraan mereka, maka kualitas generasi penerus otomatis akan terdongkrak.

Pasca-pengukuhan ini, kehadiran Andi Tenri Indah langsung dinantikan untuk menyokong dua agenda raksasa PGRI Gowa dalam waktu dekat. Salah satunya adalah partisipasi dalam Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) PGRI tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang akan digelar di Kabupaten Sidrap.
PGRI Gowa memasang target realistis namun menantang untuk menembus posisi tiga besar, setelah sebelumnya bertengger di peringkat keenam saat laga di Soppeng. Kehadiran Indah sebagai Bunda Guru baru diharapkan menjadi pemompa adrenalin kontingen.

Selain itu, PGRI Kabupaten Gowa juga tengah mempersiapkan pembangunan Gedung PGRI sebagai pusat kegiatan dan pengembangan organisasi guru di daerah tersebut. Rencananya, peletakan batu pertama pembangunan gedung akan dilaksanakan pada 25 November 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Guru Nasional.

Rencananya acara ini akan dihadiri langsung oleh tokoh-tokoh kunci daerah, termasuk Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin, Wakil Ketua DPRD Gowa Hasrul Abdul Rajab, Kepala Dinas Pendidikan Gowa, serta pengurus cabang PGRI dari berbagai penjuru wilayah. Momentum ini diharapkan menjadi babak baru bagi penguatan martabat guru di Sulawesi Selatan.

Sementara itu, Andi Tenri Indah dalam sambutannya, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas amanah yang diberikan kepadanya sebagai Bunda Guru Kabupaten Gowa.

“Ini adalah sebuah kepercayaan yang sangat besar bagi saya. Amanah ini akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan komitmen untuk terus membersamai perjuangan para guru,” ujarnya.

Menurut Ketua Komisi E DPRD Provinsi Sulsel itu, guru merupakan profesi mulia yang tidak sekadar mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, akhlak, dan nilai-nilai kehidupan bagi setiap anak didik.

Ia mengaku memahami betul perjuangan para guru yang dengan penuh kasih sayang, kesabaran, dan keikhlasan mengabdikan diri untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Mereka bekerja tanpa mengharapkan pamrih ataupun pengakuan. Jasa mereka akan terus melekat sepanjang hayat karena dari tangan para gurulah lahir generasi yang cerdas, berkarakter, dan memiliki akhlak mulia,” katanya.

Bagi Andi Tenri Indah, seorang guru merupakan arsitek masa depan bangsa. Di balik setiap keberhasilan seorang anak, terdapat peran guru yang dengan sabar menanamkan ilmu, etika, dan nilai-nilai kehidupan.

Di tengah perkembangan zaman dan pesatnya kemajuan teknologi, ia menilai para guru juga dituntut untuk mampu beradaptasi dengan perubahan tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar pendidikan.

Karena itu, menurutnya, peningkatan profesionalisme guru harus diiringi dengan perhatian terhadap kesejahteraan dan perlindungan profesi. Guru, kata dia, membutuhkan lingkungan kerja yang aman, nyaman, serta jaminan hak-hak yang memadai agar dapat menjalankan tugasnya secara optimal.

“Guru dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Namun di sisi lain, mereka juga berhak mendapatkan kesejahteraan, perlindungan, dan kenyamanan dalam bekerja. Ini menjadi tanggung jawab bersama, termasuk pemerintah,” tegasnya.

Sebagai Bunda Guru Kabupaten Gowa, Andi Tenri Indah berharap seluruh elemen masyarakat, pemerintah, organisasi profesi, hingga dunia usaha dapat membangun kolaborasi yang positif dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan dan memperjuangkan hak-hak para guru.

Ia meyakini, ketika kesejahteraan dan perlindungan guru terpenuhi, maka para pendidik akan semakin optimal dalam menjalankan tugas mulianya mencerdaskan anak bangsa.

“Saya mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memberikan perhatian kepada para guru. Jika hak-hak mereka terpenuhi, saya yakin mereka akan terus mengabdikan diri dengan sepenuh hati demi melahirkan generasi yang unggul dan berdaya saing,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *