INFOKINI.ID, GOWA– Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Gowa bergerak cepat menyisir data pemilih di tingkat tapak demi menjamin keakuratan Daftar Pemilih Tetap (DPT). Langkah ini diwujudkan melalui pelaksanaan Uji Petik Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) yang digelar di Kantor Desa Timbuseng, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa, Senin (21/9/2026).
Kegiatan ini menjadi krusial setelah terungkapnya persoalan klasik DPT yang terus membengkak akibat belum terhapusnya data warga yang telah meninggal dunia. Kedatangan tim Bawaslu Gowa disambut hangat oleh Kepala Desa Timbuseng, A. Rifai, bersama Babinsa Abd. Salim serta seluruh jajaran perangkat desa.
Koordinator Divisi Bawaslu Kabupaten Gowa, Juanto, mengungkapkan kendala utama di lapangan yang memicu membengkaknya data DPT. Menurutnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) selama ini tidak menambah jumlah pemilih secara sepihak, melainkan hanya mempertahankan data yang ada karena ketiadaan dokumen pendukung legal.
“KPU tidak menambah, hanya mempertahankan DPT. Ada data yang harusnya dihilangkan tapi tidak dihapus karena tidak ada bukti dukung atau akta kematian dari Capil,” terang Juanto.
Menjawab persoalan tersebut, Kades Timbuseng, A. Rifai, menyatakan komitmen penuh untuk memfasilitasi penertiban administrasi kependudukan warga di wilayahnya. Pihak desa siap menjembatani penerbitan dokumen keterangan kematian guna membantu Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).
“Jika perlu dibuatkan pengantar kematian untuk Disdukcapil, akan kita buatkan. Kalau Capil ragu dan butuh data pendukung, kita siapkan keterangan kematian sebagai dasar penerbitan akta kematian. Kita bangun koordinasi dua arah soal ini,” tegas A. Rifai.
Uji petik yang dilakukan Bawaslu Gowa di Desa Timbuseng menjadi wadah penting untuk membangun sinergi dan pemutakhiran data secara transparan antara Pemerintah Desa, KPU, dan Disdukcapil.
Seluruh temuan serta data hasil uji petik di lapangan akan segera diteruskan kepada pihak berwenang sebagai rujukan utama pembersihan DPT. Melalui pemutakhiran berkelanjutan ini, Bawaslu Gowa optimistis dapat menghadirkan daftar pemilih yang akurat, valid, bersih, serta berintegritas menjelang kontestasi politik mendatang.(*)
















