INFOKINI.ID, PINRANG– Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan merampungkan pembangunan ruas jalan Paleteang–Malimpung–Kabere yang menghubungkan Kabupaten Pinrang hingga perbatasan Kabupaten Enrekang. Infrastruktur sepanjang kurang lebih 19 kilometer ini resmi dibuka untuk memperlancar mobilitas dan aktivitas perekonomian regional.
Ruas jalan tersebut merupakan bagian dari Paket 3 Multiyears Project (MYP) Infrastruktur Jalan Pemprov Sulsel dengan total nilai anggaran mencapai Rp478,1 miliar. Secara keseluruhan, paket ini mencakup penanganan 15 ruas jalan dengan total panjang mencapai 254,85 kilometer.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mengungkapkan bahwa perbaikan ini mendongkrak tingkat kemantapan jalan secara drastis dari sebelumnya yang hanya berada di kisaran 40 persen kini menjadi hampir 100 persen. ”Alhamdulillah, dari kondisi kemantapan jalan sekitar 40 persen, kini meningkat menjadi kurang lebih 100 persen,” ujar Andi Sudirman, Jumat (30/10/2026).

Peningkatan aksesibilitas ini dirancang untuk memberikan multiplier effect bagi perekonomian lokal. Manfaat infrastruktur tidak hanya dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Pinrang dan Enrekang saja, melainkan juga memperkuat jalur logistik menuju Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara.
Secara akumulatif, proyeksi pemanfaatan jalur ini diperkirakan dapat dinikmati oleh sekitar 800 ribu jiwa penduduk di empat wilayah kabupaten tersebut.
Pemerintah memproyeksikan kehadiran infrastruktur yang memadai ini mampu memangkas biaya distribusi hasil-hasil pertanian, memperlancar arus barang dan jasa, serta mengintegrasikan sentra-sentra ekonomi antarwilayah dengan lebih efisien. ”Insya Allah, jalan ini akan dinikmati masyarakat Pinrang, Enrekang, Toraja, dan Toraja Utara. Sekitar 800 ribu orang akan melalui dan memanfaatkan akses jalan ini,” tambahnya.
Peresmian fungsional ruas strategis ini turut dihadiri oleh jajaran legislatif daerah, di antaranya anggota DPRD Provinsi Sulsel Andi Azizah Irma Irwan dan Syukur, Bupati Pinrang Andi Irwan Hamid, Bupati Enrekang Muh. Yusuf Ritangnga, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta perwakilan masyarakat setempat.
Melalui kesinambungan program MYP ini, Pemprov Sulsel berkomitmen untuk terus membuka keterisolasian wilayah, meratakan pembangunan infrastruktur antar-daerah, serta mendorong pertumbuhan sentra ekonomi baru di kawasan pegunungan dan pesisir Sulawesi Selatan.(*)
















