DAERAH  

Kinerja Melonjak ke Angka 3,5! Perumda Air Minum Gowa Bidik 3 Besar Terbaik di Sulsel

oplus_1058

INFOKINI.ID, GOWA– Kinerja Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Jeneberang Kabupaten Gowa menorehkan catatan impresif. Berdasarkan hasil evaluasi kinerja terbaru, skor kesehatan perusahaan plat merah ini melonjak signifikan ke angka 3,5, jauh melampaui pencapaian tahun 2024 yang berada di kisaran 3,33.

Capaian gemilang ini berhasil menempatkan Perumda Air Minum Gowa dalam kategori sehat sekaligus memperkokoh posisinya di jajaran elit pengelola air minum daerah di Sulawesi Selatan. Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Jeneberang Kabupaten Gowa, Irianto Razak, mengungkapkan bahwa pihaknya kini mematok target ambisius untuk mendobrak papan atas dan menembus posisi tiga besar perumda sehat terbaik se-Sulawesi Selatan.

PDAM

“Poin hasil pemeriksaan evaluasi kinerjanya itu 3,5. Artinya masih jauh lebih bagus dibandingkan di tahun 2024. Kita masih ada di 5 besar dari seluruh kabupaten/kota yang ada di Sulawesi Selatan, dan saya mau ini masuk paling tidak 3 besar,” tegas Irianto dalam sebuah kesempatan berbincang di kantornya, belum lama ini.

Irianto membeberkan bahwa skor kesehatan tersebut bahkan masih berpotensi terdongkrak naik hingga menyentuh angka 3,7. Kendati demikian, pencapaian tersebut sangat bergantung pada penyelesaian dokumen Rencana Bisnis (Renbis) serta Rencana Kerja Anggaran Tahunan (RKAT) perubahan yang saat ini tengah berproses di tingkat pemerintah daerah.

Irianto menjabarkan bahwa melalui cetak biru Rencana Bisnis berjangka waktu lima tahun ke depan, manajemen fokus menggenjot sejumlah pilar strategis, meliputi Pembenahan dan Peremajaan Infrastruktur, yaitu dengan melakukan perbaikan jaringan perpipaan serta optimalisasi instalasi pengolahan air secara menyeluruh. Selanjutnya adalah pilar Optimalisasi Air Baku, yaitu memaksimalkan kapasitas pasokan dari SPAM Regional serta Bendungan Bili-Bili/Jeneberang guna mengamankan ketersediaan suplai jangka Panjang. Selain itu Akselerasi Sambungan Rumah (SR) dengan memperluas cakupan layanan air bersih guna mendongkrak penambahan jumlah pelanggan secara signifikan. Dan terakhir adalah pilar Kemandirian Wilayah, melalui pengawalan kesiapan operasional instalasi air mandiri di wilayah Samaya, termasuk merampungkan perizinan teknis seperti SIPA agar fasilitas dapat segera dinikmati masyarakat.

Di balik optimisme dan progres masif tersebut, jajaran manajemen tidak memungkiri adanya tantangan operasional dan dinamika birokrasi yang harus dihadapi. Meski demikian, Irianto memastikan bahwa seluruh jajaran direksi dan pegawai tetap solid memegang komitmen penuh untuk menghadirkan pelayanan prima.

Penguatan tata kelola perusahaan yang transparan dan akuntabel ini diharapkan tidak sekadar mendongkrak skor administratif dari BPKP, melainkan berdampak langsung pada peningkatan laba perusahaan serta terwujudnya kepuasan maksimal bagi pelanggan air bersih di Kabupaten Gowa.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *