INFOKINI.ID, JAKARTA– Pengurus Pusat Dewan Masjid Indonesia (PP DMI) menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa perlengkapan ibadah bagi masyarakat terdampak gempa bumi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan ini dikirimkan untuk memastikan kebutuhan spiritual dan sarana ibadah warga di pengungsian tetap terpenuhi pasca bencana. Bantuan dari PP DMI tersebut diberangkatkan secara bersamaan dengan 258 ton logistik kemanusiaan yang dihimpun oleh Palang Merah Indonesia (PMI) menggunakan armada kapal laut milik Kalla Lines.
Untuk menunjang kelancaran ibadah warga di lokasi terdampak, PP DMI mengirimkan ribuan paket sarana salat yang terdiri dari 700 lembar baju muslim pria, sarung 700 lembar, sajadah 700 lembar, dan mukena 350 lembar. Kapal pengangkut logistik diberangkatkan dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, pada Sabtu (22/8) malam, dan diproyeksikan tiba di lokasi bencana dalam kurun waktu 2 hingga 3 hari ke depan.
Ketua Umum PP DMI sekaligus Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla (JK), meninjau langsung proses pemuatan logistik (loading) ke atas kapal di Pelabuhan Tanjung Priok sebelum pemberangkatan. JK menekankan pentingnya akuntabilitas dan efisiensi manajemen distribusi agar seluruh bantuan sampai kepada warga yang paling membutuhkan.
“(Kita) memanfaatkan semua bantuan dari pemerintah, masyarakat, daerah, dan PMI. Kita minta juga agar diatur distribusinya sesuai dengan yang terdampak,”ujar Jusuf Kalla.
Khusus untuk logistik dari DMI, penyaluran di lapangan akan dikoordinasikan langsung melalui jaringan Pengurus Wilayah (PW) DMI Nusa Tenggara Timur agar proses penyerahan dapat berlangsung cepat dan tepat titik pengungsian.
Pemberangkatan bantuan ini menjadi wujud nyata sinergi antara DMI, PMI, pemerintah daerah, serta sektor swasta melalui Kalla Lines. Langkah kolaboratif ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan fisik maupun mental spiritual masyarakat terdampak bencana gempa di NTT.(*)















