INFOKINI.ID, JAKARTA– Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI secara resmi meluncurkan Program Madrasah Layak Belajar 2026 di Kantor Baznas RI, Jakarta, Rabu (21/10/2026). Program strategis ini menargetkan bantuan sarana dan prasarana bagi 700 Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) serta Madrasah Tsanawiyah Swasta (MTsS) di seluruh Indonesia.
Wakil Ketua Baznas RI, Zainut Tauhid Sa’adi, menjelaskan bahwa program ini merupakan langkah nyata implementasi Asta Strata Baznas 2026-2031. Melalui arah kebijakan tersebut, dana zakat, infak, dan sedekah difungsikan sebagai instrumen strategis untuk membangun ekosistem pendidikan yang representatif bagi para siswa dari keluarga miskin dan rentan.
“Zakat, infak, dan sedekah harus dikelola agar memberikan manfaat nyata, salah satunya melalui penyediaan ruang kelas yang aman dan layak bagi anak-anak madrasah,” ujar Zainut melalui keterangan tertulis.
Pada kesempatan yang sama, Pimpinan Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan Baznas RI, Idy Muzayyad, menegaskan bahwa penyediaan fasilitas pendidikan berbasis zakat ini selaras dengan prinsip Maqashid Syariah. Langkah ini berfokus pada upaya menjaga akal (hifz al-‘aql) melalui keberlanjutan pendidikan, sekaligus menjaga jiwa (hifz al-nafs) lewat ketersediaan ruang belajar yang aman.
“Dalam skala nasional, melalui program ini, Baznas turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 4 terkait pendidikan berkualitas dan Asta Cita Presiden RI di bidang pembangunan sumber daya manusia,” jelas Idy.
Peluncuran program tahun 2026 ini melengkapi rekam jejak penyaluran bantuan Baznas RI pada periode sebelumnya. Sepanjang tahun 2024 hingga 2025, Baznas tercatat telah merevitalisasi dan membantu 2.000 madrasah yang tersebar di 37 provinsi serta 388 kabupaten/kota, termasuk menyasar 409 madrasah di wilayah prioritas kemiskinan ekstrem.(*)
















