INFOKINI.ID, MAKASSAR – Universitas Hasanuddin (Unhas) akan menghadirkan Prof. Morten P. Meldal, peraih Nobel Prize in Chemistry 2022 dan Head of the Center for Evolutionary Biology di University of Copenhagen, Denmark, dalam kegiatan bertajuk “Nobel Laureate Lecture at Hasanuddin University.”
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 29 Januari 2026 mendatang dan akan menjadi kuliah umum istimewa yang mempertemukan ilmuwan kelas dunia dengan mahasiswa serta sivitas akademika Unhas. Kegiatan ini juga direncanakan terbuka untuk masyarakat umum.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Meldal akan menyampaikan keynote speech dengan topik “Chemistry for a Sustainable World – Everything is Chemistry and How That Influences Our Choices.”
Selaku Ketua Panitia, Prof. Ir. Suharman Hamzah, Ph.D., HSE., menjelaskan bahwa pelaksanaan “Nobel Laureate Lecture” ini dilatarbelakangi oleh komitmen Unhas dalam memperkuat atmosfer akademik global, khususnya dalam pengembangan ilmu pengetahuan yang berorientasi pada keberlanjutan.
“Komunikasi dan penjajakan kerja sama telah kami bangun sejak akhir Januari 2025 bersama The International Peace Foundation. Kesepakatan ini juga ditandai dengan pertemuan langsung bersama Mr. Uwe Morawetz, Chairman International Peace Foundation, di Jakarta,” ungkap Prof. Suharman.
Menurutnya, kehadiran Prof. Meldal merupakan momentum penting bagi Unhas, tidak hanya sebagai ajang berbagi pengetahuan mutakhir, tetapi juga sebagai sarana memperluas jejaring internasional dan membuka peluang kolaborasi riset lintas negara.
Prof. Morten Peter Meldal dikenal sebagai ilmuwan yang berkontribusi besar dalam pengembangan click chemistry dan bio-orthogonal chemistry, yang mengantarkannya meraih Nobel Prize in Chemistry 2022 bersama Barry Sharpless dan Carolyn Bertozzi.
Penelitiannya berfokus pada sintesis peptida, peptida mimetik, serta berbagai senyawa organik untuk kajian kimia biologi. Temuan ini membuka peluang luas dalam bidang ilmu material, bio-konjugasi, pengembangan farmasi, hingga pemetaan DNA.
Dengan lebih dari 350 publikasi ilmiah dan 28 paten, Prof. Meldal juga berperan penting dalam pendirian sejumlah perusahaan berbasis riset, seperti Combio, Versamatrix, dan Betamab. Kontribusinya telah memberi pengaruh signifikan terhadap perkembangan kimia dan bio-kimia modern.
“Agenda ini diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa dan peneliti Unhas untuk terus mengembangkan riset yang berdampak, relevan dengan tantangan global, serta berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan,” kata Suharman.
















