INFOKINI.ID, JAYAPURA– Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, menorehkan sejarah baru. Melalui sinergi erat antara Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 725/Woroagi, masyarakat lokal, tokoh adat, tokoh agama, hingga pemerintah daerah, lahirlah Kampung Merah Putih “O Sili Pancasila” di Kampung Kimbim, Distrik Asologaima.
Proyek monumental ini berawal dari gagasan bersama pada peringatan Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2026. Mengusung semangat Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, gagasan tersebut diwujudkan nyata untuk mendorong pemerataan pembangunan, meningkatkan kesejahteraan, serta memperkuat ketahanan pangan di wilayah penugasan.

Kehadiran Kampung Merah Putih “O Sili Pancasila” berhasil mengubah potensi alam lokal menjadi ruang produktif yang bernilai ekonomi dan edukatif. Mengusung konsep Agroeduwisata, kawasan ini memadukan sektor pertanian, pendidikan, pelestarian lingkungan, budaya, dan rekreasi dalam satu kawasan terpadu.
Berbagai komoditas pangan dan hortikultura unggulan dikembangkan secara masif di sini, mulai dari ubi (hipere), jagung (hupak), talas/keladi (hom), pisang (haki), hingga sayuran modern seperti tomat, cabai, kubis, wortel, strawberry, alpukat, hingga buah merah khas Papua. Tidak hanya itu, sektor peternakan (ayam, bebek, kelinci, babi/wam, merpati) serta perikanan darat (ikan mas, mujair, nila, lele) turut melengkapi kemandirian pangan kawasan ini.
”Kampung Merah Putih ‘O Sili Pancasila’ membuktikan bahwa semangat gotong royong mampu mengubah tantangan di wilayah penugasan menjadi peluang emas bagi kesejahteraan masyarakat Papua,” ungkap perwakilan Satgas Yonif 725/Woroagi.

Bagi wisatawan dan masyarakat yang berkunjung, Kampung Merah Putih “O Sili Pancasila” menawarkan pengalaman liburan yang lengkap dan berkesan. Berbagai hal didalamnya menjadi daya tarik bagi masyarakat dan pengunjung, diantaranya: wisata kuliner, wahana outbound yang menantang, serta taman rekreasi air dan darat.
Di Wisata Kuliner Nusantara, pengunjung dapat membeli langsung hasil pertanian, peternakan, dan perikanan di honai-honai tradisional, atau mencicipi olahan masakan nusantara di lima saung tematik yang merepresentasikan lima pulau besar Indonesia (Papua, Sulawesi, Jawa, Kalimantan, dan Sumatera).
Di area Wahana Outbound yang Menantang, tersedia berbagai fasilitas uji nyali di udara seperti triple rope bridge, flying fox, hingga long zipline. Sedangkan pada Taman Rekreasi Air dan Darat, pengunjung dapat menikmati wahana boat rowing, seluncur air, bola air, jaring laba-laba (spider web), lapangan mini soccer, hingga arena panahan (archery).
Puncak peringatan HUT RI ke-81 yang dirangkaikan dengan Grand Opening Kampung Merah Putih “O Sili Pancasila” diwarnai dengan kehangatan emosional yang mendalam. Gelak tawa anak-anak Papua menghiasi suasana lewat berbagai perlombaan kreatif, edukatif, serta interaksi sosial yang penuh keakraban.
Kemeriahan perayaan ini juga diisi dengan tradisi budaya khas seperti bakar batu, tarian wisisi, serta penyerahan tali asih kepada masyarakat setempat. Kehadiran Satgas Yonif 725/Woroagi tidak hanya menjaga kedaulatan batas negara, tetapi juga meninggalkan warisan (legacy) sosial yang kokoh: menghadirkan rasa aman, ruang belajar, tempat bermain, dan harapan cerah bagi masa depan anak-anak Papua menuju Indonesia Emas 2045.(*)















