INFOKINI.ID, GOWA– Kapolresta Gowa, Kombes Pol. Dr. H. Muh. Yusuf Usman memimpin langsung pengecekan kesiapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polresta Gowa di Dusun Romanglompoa, Desa Gentungan, Kecamatan Bajeng Barat, Kabupaten Gowa, Selasa (18/8/2026).
Langkah tegas ini dilakukan untuk mengawal agar pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta tata kelola SPPG berjalan optimal, higienis, dan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.
Didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Kota Gowa, Ny. Denny Yusuf, beserta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polresta Gowa, Ketua FKPM Sulawesi Selatan H. Abd Kadir Nyampa, dan Kapolsek Bajeng AKP Abd Wahab Maulana, Kapolresta meninjau detail setiap lini fasilitas penunjang.
Pengecekan meliputi aspek kebersihan lingkungan, standar higienitas pengolahan makanan, sistem keamanan, hingga kelancaran distribusi kepada masyarakat. Hingga saat ini, SPPG Polresta Gowa telah siap melayani sebanyak 3.113 penerima manfaat, yang mencakup 20 sekolah serta 6 Posyandu di wilayah hukum setempat.
Kombes Pol. Muh. Yusuf Usman menegaskan bahwa pengawalan ketat terhadap program MBG ini merupakan komitmen Polri dalam memastikan bantuan nutrisi benar-benar sampai kepada yang berhak dengan kualitas terbaik.
”Yang paling utama adalah memastikan seluruh proses berjalan sesuai SOP, mulai dari kebersihan, pengolahan, keamanan hingga pelayanan kepada penerima manfaat. Kita ingin memastikan program ini benar-benar memberikan manfaat dan terlaksana secara optimal,” ujar Kapolresta Gowa.
Selain memantau alur operasional harian, Kapolresta juga menekankan pentingnya kolaborasi dan evaluasi berkala. Langkah ini krusial untuk mengantisipasi kendala di lapangan, menjaga mutu gizi, serta memastikan para penerima manfaat mendapatkan pelayanan yang aman, tertib, dan berkualitas tinggi.
Melalui pengawalan ketat ini, Polresta Gowa berharap kehadiran fasilitas SPPG dapat menjadi garda terdepan dalam mendukung suksesnya program pemenuhan gizi nasional di daerah, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pelayanan kepolisian yang presisi dan humanis.(*)















