INFOKINI.ID, JAKARTA– Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) merilis daftar 22 Produk, Layanan, dan Fitur (PLF) digital yang dinilai memiliki profil risiko tinggi bagi anak-anak. Langkah ini diambil sebagai bagian dari evaluasi enam bulan penerapan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS).
Dari total 22 PLF berisiko tinggi tersebut, sebanyak 14 platform telah resmi ditetapkan melalui Keputusan Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital. Sementara itu, 8 platform lainnya telah menuntaskan tahap verifikasi dan kini tinggal menunggu pengesahan resmi.
Penetapan ini bertujuan memberikan panduan transparan bagi para orang tua dan pengelola Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) untuk menjamin keamanan ruang digital bagi pengguna di bawah umur.
Daftar 22 Platform Digital Berisiko Tinggi Bagi Anak
Berdasarkan penilaian resmi Komdigi, berikut adalah 22 platform dan aplikasi yang dikategorikan memiliki tingkat risiko tinggi bagi anak:
-
Telegram
-
Pinterest
-
Lazada
-
Situs Web Lazada
-
Blibli
-
BMoney
-
Vidio
-
Hago App
-
SnackVideo
-
X (Twitter)
-
Sola Mahjong
-
Goddess of Victory: NIKKE
-
Age of Empires Mobile
-
Valorant
-
Teamfight Tactics Mobile
-
Apple Podcasts
-
WeTV
-
MAXStream TV
-
Discord
-
YouTube
-
Ludo World-Ludo Superstar
-
Crossfire: Legends
Daftar Platform Berisiko Rendah (Aman dengan Pendampingan)
Di samping platform berisiko tinggi, Komdigi juga merilis daftar platform yang dinilai berisiko rendah dan aman diakses anak selama berada dalam pengawasan atau pendampingan orang tua:
-
Apple Arcade
-
Lapak Gaming
-
Itemku
-
App Store
-
Apple Books
-
Situs web Lazada Service
-
Situs web OPPO
-
Game Center & Games
-
Google Shopping
-
Livin’ Next-G
-
Eidupay
-
DANA
-
UniPin
-
Livin’ by Mandiri
-
Netflix Kids Profile
-
FaceTime
-
iMessage
-
Google Messages
















