DAERAH  

Soal Bursa Cawabup Gowa, DPRD: Tahapan Dimulai Januari 2027

Hasrul Abdul Rajab.(Foto:ist)

INFOKINI.ID, GOWA– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gowa memberikan klarifikasi resmi terkait linimasa pengisian kursi Wakil Bupati Gowa pasca dilantiknya Darmawansyah Muin sebagai Bupati Gowa definitif. Pihak legislatif mengonfirmasi bahwa proses penentuan pendamping bupati baru akan resmi digulirkan pada Januari tahun depan.

Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Gowa, Hasrul Abdul Rajab, menegaskan bahwa sesuai ritme dan estimasi tahapan, butuh waktu sekitar dua bulan pasca pelantikan definitif bagi koalisi dan legislatif untuk masuk ke agenda krusial penentuan figur pengganti.

PDAM

“Dua bulan. Jadi tahun depan bulan Januari baru kita mulai tahapan itu,” ujar Hasrul saat memberikan keterangan resmi, Jumat (30/10/2026).

Menurut Hasrul, masa tenggang tersebut akan dimanfaatkan secara intensif untuk membangun komunikasi politik di tingkat internal koalisi partai pengusung. Sebagai catatan, pasangan Darmawansyah Muin didukung oleh koalisi lintas partai yang terdiri dari Partai Gerindra (8 kursi), PAN (6 kursi), Golkar (4 kursi), Demokrat (4 kursi), PKS (2 kursi), PDIP (1 kursi), Perindo (1 kursi), serta Hanura.

Partai-partai dalam koalisi ini dijadwalkan bakal duduk bersama dalam rapat konsolidasi guna merumuskan kriteria serta menyepakati nama-nama figur yang akan diusulkan ke DPRD.

Menanggapi spekulasi publik mengenai besarnya peluang kader Partai Amanat Nasional (PAN) sebagai pemilik 6 kursi di DPRD Gowa untuk mengunci posisi cawabup, Hasrul enggan berspekulasi lebih jauh. Ia memilih bersikap diplomatis dan meminta semua pihak menunggu dinamika forum koalisi.

“Kita lihat saja nanti,” jawabnya singkat.

Meski pembahasan formal antar pantai belum dimulai, Hasrul menekankan bahwa seluruh prosedur administrasi dan persiapan teknis di tingkat DPRD sudah harus bergerak cepat pascapelantikan. Pihaknya menargetkan paling lambat dua minggu setelah pelantikan bupati definitif, mekanismenya sudah mulai ditata.

Hasrul mengimbuhkan, pengisian posisi Wakil Bupati Gowa yang transparan dan matang diharapkan dapat memperkuat sinergi tata kelola pemerintahan antara eksekutif dan legislatif demi mengakselerasi pembangunan di Kabupaten Gowa.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *