Jejak Pengabdian Letkol Arm Rianto Hartomo: Dari Perwira Pussenarmed Hingga Nahkoda Baru Yonarmed 21/Kawali

Letkol Arm Rianto Hartomo, S.Sos., M.I.P.

INFOKINI.ID, BONE– Perjalanan panjang karier militer yang sarat pengalaman teknis, akademis, hingga medan operasi kini mengantarkan Letkol Arm Rianto Hartomo, S.Sos., M.I.P. pada puncak kepercayaan baru. Perwira menengah yang dikenal tangguh ini resmi memimpin Batalyon Artileri Medan 21 (Yonarmed 21/105 Tarik/Kawali) sebagai Komandan Batalyon. Beliau menggantikan Letkol Arm Sapari, S.Sos. yang kini mengemban amanah sebagai Komandan Kodim 1409/Gowa di bawah kendali Korem 141/Toddopuli.

Mengemban amanah menakhodai Yonarmed 21/Kawali menjadi sebuah kehormatan sekaligus tantangan strategis. Satuan bantuan tempur di jajaran Kodam XIV/Hasanuddin ini terbilang masih sangat muda sejak diresmikan pada 29 Desember 2022 di Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone, oleh Pangdam XIV/Hasanuddin saat itu, Mayjen TNI Dr. H. Totok Imam Santoso. Sejak awal berdiri, tongkat komando satuan ini telah ditautkan lewat kepemimpinan perwira-perwira terbaik, diawali oleh Letkol Arm Kabid Bintoro, S.I.P., dilanjutkan oleh Letkol Arm Agung Yuhono, S.E., dilanjutkan oleh Letkol Arm Sapari, S.Sos., hingga kini resmi diteruskan oleh Letkol Arm Rianto Hartomo, S.Sos., M.I.P. Berbekal rekam jejak kepemimpinan yang teruji di berbagai komando, beliau hadir membawa energi baru untuk mengokohkan eksistensi batalyon penembak ini.

PDAM
Peningkatan skill menembak Prajurit melalui Latbakjatrat Yon Armed 21/Kawali yang langsung ditinjau Danpussenarmed.(Foto:ist)

Lahir di Padang pada 24 Januari 1986, Letkol Arm Rianto Hartomo mengawali mimpinya membela negara dengan menempuh pendidikan di Akademi Militer dan resmi dilantik sebagai perwira TNI AD pada tahun 2007. Pondasi kepemimpinannya ditempa secara bertahap di jajaran Batalyon Artileri Medan 18/105 Tarik Kodam VI/Mulawarman. Di sana, beliau dipercaya mengemban berbagai posisi krusial, mulai dari Perwira Peninjau, Perwira Muda, Komandan Baterai Tempur A dan C, Kepala Seksi Operasi, hingga Perwira Penghubung. Kematangan taktisnya semakin teruji saat dipercaya menjabat sebagai Wakil Komandan Batalyon Armed 11/76/GG/2/2 Kostrad pada tahun 2019.

Pengabdian Letkol Arm Rianto juga menorehkan jejak penting di bidang pengembangan SDM dan intelijen. Beliau pernah mengemban tugas di Pusat Pendidikan Artileri Medan Kodiklatad sebagai Kepala Subbidang Taktik, serta menduduki posisi strategis di lingkungan Staf Personel dan Staf Teritorial, seperti Pabandabinpers dan Pabandadiaga Spersdam XVIII/Kasuari, Pabandyakomsos Sterdam Iskandar Muda, Kasmin Pangdam Iskandar Muda, hingga Pabandyabinkar Spersdam Iskandar Muda.

Di medan pertempuran dan penugasan riil, keberaniannya teruji nyata saat memimpin Operasi Pengamanan Pulau Terluar di Pulau Fani Papua Barat pada tahun 2018, Operasi Pemulihan Keamanan Papua pada tahun 2019, serta penugasan internasional bersama Satuan Tugas Batalyon Komposit TNI KONGA UNAMID XXXV-B di Sudan pada tahun 2017. Dedikasi panjang ini membuahkannya berbagai penghargaan kehormatan negara, di antaranya Satyalancana Kesetiaan VIII Tahun, Satyalancana UN Medal UNAMID, Satyalancana Wira Nusa, Satyalancana Dharma Nusa, dan Satyalancana Santi Dharma XXXV.

Menggalang kemanunggalan bersama mitra kerja dan rakyat dalam berbagai kesempatan termasuk dalam menangani bencana dan kesulitan masyarakat sebagai pengejawantahan fungsi TNI hadir untuk rakyat.(Foto:ist)

Keunggulan Letkol Arm Rianto terletak pada keselarasan antara keahlian lapangan dan wawasan akademis. Setelah menuntaskan pendidikan militer formal dari Sussarcab Armed, Diklapa I, Diklapa II, hingga Seskoad pada tahun 2023, beliau juga melengkapi kualifikasinya melalui kursus spesialisasi seperti Dik Para Dasar, Combat Intel, hingga Intelijen Pertempuran. Di ranah pendidikan umum, berbekal kelulusan sekolah menengah di SMUN 8 Palembang, beliau berhasil meraih gelar Sarjana Ilmu Sosial dari Universitas Veteran RI Makassar pada tahun 2016 dan menuntaskan gelar Magister Ilmu Politik di Universitas Jenderal Achmad Yani pada tahun 2022.

Di balik sukses karier militernya, Letkol Arm Rianto Hartomo yang merupakan putra dari Bapak Robianto dan Ibu Toibah ini senantiasa mendapat dorongan moral dari keluarga tercinta. Didampingi sang istri, Hardiana Primasari, S.Pd., kehidupan rumah tangga mereka makin sempurna dengan hadirnya dua putra, Muhammad Dzikra Adriantomo dan Fathir M. Adriantomo.

Kini, sebagai Komandan Yonarmed 21/Kawali yang baru, Letkol Arm Rianto menegaskan komitmennya untuk membawa pangkalan Bengo menjadi markas yang modern dan responsif. Misi utamanya berfokus pada penguatan profesionalisme prajurit dalam mengoperasikan alutsista meriam 105 mm, percepatan penyempurnaan sarana pangkalan, serta pengokohan kemanunggalan dengan rakyat melalui aksi sosial dan tanggap bencana di Sulawesi Selatan. Meskipun Yonarmed 21/Kawali terbilang batalyon baru, Letkol Arm Rianto optimistis bahwa satuan ini diisi oleh prajurit-prajurit pilihan yang siap membuktikan diri tak kalah berprestasi, disegani dalam pertempuran, dan selalu dicintai oleh rakyat.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *