DAERAH  

Pemkab Gowa Kebut Tuntas Adminduk: IKD dan Akta Perkawinan Jadi Prioritas

​INFOKINI.ID, GOWA– Pemerintah Kabupaten Gowa tancap gas menuntaskan target layanan administrasi kependudukan (Adminduk). Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, secara tegas mendorong seluruh jajaran pemerintah dan Tim Penggerak (TP) PKK untuk memfokuskan pengejaran pada indikator yang masih rendah, khususnya Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan akta perkawinan.

​Instruksi strategis ini ditegaskan Darmawangsyah dalam agenda Sosialisasi Keluarga Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (KISAK) di Baruga Karaeng Galesong, Kantor Bupati Gowa, Sabtu (12/9/2026).

PDAM

​”Administrasi kependudukan bukan sekadar persoalan memiliki dokumen. Data kependudukan yang akurat adalah pondasi utama penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan,” tegas Darmawangsyah.

​Sebagai salah satu daerah dengan populasi terbesar di Sulawesi Selatan yang mencapai 850 ribu jiwa, dinamika kependudukan di Gowa membutuhkan pelayanan ekstra. Saat ini, capaian mayoritas dokumen dasar sudah sangat impresif, yaitu kepemilikan Kartu Keluarga (KK) menyentuh 99,65 persen, KTP elektronik (KTP-el) 98,84 persen, dan Akta Kelahiran mencapai 99,59 persen.

​Namun, Pemkab Gowa enggan terlena dengan statistik tersebut. Darmawangsyah membeberkan beberapa sektor vital yang masih membutuhkan kerja keras dan eksekusi cepat di lapangan untuk Akta Perkawinan yang baru terealisasi 47,84 persen dari total kepala keluarga berstatus kawin. Selain itu Kartu Identitas Anak (KIA) baru mencapai 62,32 persen untuk anak usia 0-17 tahun. Belum lagi Aktivasi IKD (KTP Digital) yang masih berada di angka 17,60 persen..

​”Kalau bisa, seluruh indikator ini kita dorong mendekati 100 persen. Akta perkawinan dan IKD adalah prioritas utama yang wajib kita tuntaskan bersama melalui kolaborasi intensif dengan para camat dan TP PKK,” tambahnya.

​Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan, Naoemi Octarina, menggarisbawahi pentingnya aksi nyata dari kolaborasi strategis antara Disdukcapil dan PKK yang telah bergulir. Jaringan kader PKK dinilai paling krusial karena bersentuhan langsung dengan warga hingga ke pelosok desa.

​”Kita tidak sekadar sosialisasi, tapi eksekusi langsung di lapangan. Capaian KTP-el Gowa sudah sangat baik, sisa sekitar 7 ribu warga yang harus segera dituntaskan. Jangan terlena, edukasi warga untuk terus memperbarui data kependudukannya,” papar Naoemi.

​Acara ini turut dihadiri Kadisdukcapil Sulsel M Iqbal S Suhaeb, Ketua TP PKK Gowa Andi Tenri Indah Darmawangsyah, Ketua Panitia Suryanti Andy Azis, jajaran Kepala Dinas terkait, serta seluruh Camat se-Kabupaten Gowa. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu menghadirkan layanan publik yang cepat, mudah, dan merata.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *