INFOKINI.ID, MAKASSAR– Saat mengalami diare, pemilihan asupan makanan menjadi kunci utama agar sistem pencernaan dapat beristirahat sekaligus mempercepat proses pemulihan perut. Penderita diare sangat rentan mengalami dehidrasi serta kehilangan nutrisi penting, sehingga pemenuhan cairan dan elektrolit harus diimbangi dengan konsumsi makanan yang tepat.
Secara umum, penderita disarankan untuk mengonsumsi makanan yang tawar dan rendah serat, serta menghindari makanan berlemak, pedas, minuman manis, dan sebagian besar produk olahan susu karena dapat memperparah iritasi usus.
Berikut adalah 10 rekomendasi makanan dan minuman yang aman dikonsumsi saat diare:
1.Sup Kaldu: Sup ayam atau kaldu bening sangat efektif untuk menghidrasi tubuh dan mengganti elektrolit yang hilang. Pastikan untuk menghindari sup krim bersusu atau berbumbu pedas.
2.Biskuit Asin (Crackers): Mudah dicerna serta memasok karbohidrat dan natrium. Pilih varian dengan kandungan serat di bawah satu gram dan hindari biji-bijian utuh.
3.Kentang Tanpa Kulit: Memiliki tekstur lembut dan ramah lambung. Konsumsi dengan cara direbus atau dipanggang tanpa kulit, serta hindari versi digoreng.
4.Nasi Putih: Sumber karbohidrat olahan yang tawar dan sangat rendah serat, sehingga sangat aman bagi lambung yang sedang sensitif.
5.Olahan Telur: Memberikan asupan protein lembut untuk memulihkan tenaga dan mendukung sistem imun tanpa membebani pencernaan.
6.Daging Unggas Tanpa Lemak: Dada ayam merupakan sumber protein hewani yang mudah dicerna, jauh lebih aman dibanding daging merah atau daging olahan berlemak tinggi.
7.Mi Polos: Memberikan efek tenang di saluran pencernaan jika disajikan sederhana dengan sedikit garam atau kaldu bening.
8.Yogurt Kaya Probiotik: Menjadi pengecualian dari produk olahan susu lainnya karena rendah laktosa serta kaya probiotik untuk meredakan gangguan usus.
9.Jus Buah Encer: Jus apel atau anggur murni tanpa gula tambahan yang diencerkan dengan air guna mengembalikan cairan tubuh tanpa memicu keparahan diare.
10.Teh Bebas Kafein: Teh jahe merah atau chamomile ampuh menghidrasi sekaligus merelaksasi otot perut. Hindari minuman berkafein atau kopi yang dapat mempercepat kerja usus.
Selama masa pemulihan, penderita juga dianjurkan menghindari makanan pemicu gas dan baru memperkenalkan kembali makanan berserat secara perlahan setelah pencernaan kembali normal.(*)
















