INFOKINI.ID, GOWA– Perumda Air Minum (Perumdam) Tirta Je’neberang Kabupaten Gowa terus mematangkan langkah strategis dalam memperluas cakupan layanan air bersih di wilayah Kabupaten Gowa. Melalui optimalisasi pengoperasian UPTD Samaya dan rehabilitasi Instalasi Pengolahan Air (IPA) Samaya, PDAM Gowa menargetkan penambahan hingga 4.000 Sambungan Rumah (SR) pelanggan baru di Kecamatan Bontomarannu dan sekitarnya.
Langkah percepatan infrastruktur ini ditandai dengan digelarnya pertemuan formal bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Gowa pada Selasa (20/10/2026) di Kantor Kejari Gowa, pasca selesainya audit lapangan dan sebelum diterbitkannya laporan audit final.
Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Je’neberang, Irianto Razak, mengungkapkan bahwa pertemuan yang dihadiri jajaran direksi ini juga menjadi ajang silaturahmi dan perkenalan dengan Kepala Kejaksaan Negeri Gowa yang baru, Burhan.
“Iya, jajaran direksi Perumda bersama Kejaksaan melakukan pertemuan kemarin setelah proses audit atau pemeriksaan selesai di lapangan dan sebelum laporan audit final diterbitkan,” ujar Irianto Razak saat dikonfirmasi, Rabu (21/10/2026).
Turut mendampingi Plt Dirut dalam pemaparan potensi pengembangan tersebut di antaranya Direktur Umum Khaerul Aco, Sekretaris Perumda Abdul Malik Abbas, dan Kabag Hubungan Pelanggan (Hubla) Untung Firdaus.
Irianto menjelaskan, proyek ini mencakup pembangunan UPTD Samaya berkapasitas 20 liter per detik serta rehabilitasi struktur existing IPA Samaya yang juga berkapasitas 20 liter per detik. IPA Samaya merupakan instalasi lama yang kini direnovasi total guna mengembalikan dan memaksimalkan fungsi utamanya.
“IPA Samaya ini akan kita gabungkan dengan UPTD Samaya yang sementara kita optimalkan pengoperasiannya. Nantinya kedua instalasi ini digabungkan sehingga kapasitas produksi total mencapai 40 liter per detik. Ini potensi yang sangat besar untuk pengembangan cakupan layanan di wilayah Bontomarannu,” jelasnya.
Meski masa pembangunan dan kontrak kerja telah selesai tepat waktu, pihak Kejaksaan Negeri Gowa tetap memberikan pendampingan hukum (legal assistance) hingga batas akhir masa pemeliharaan selama enam bulan ke depan.
Irianto optimistis penggabungan kedua instalasi tersebut tak hanya meningkatkan tekanan distribusi air bersih, tetapi juga mendongkrak pendapatan (income) daerah. Ke depan, dua instalasi di bawah naungan IKK Borongloe (Kelurahan Romang Lompoa) ini diproyeksikan melebur menjadi satu IPA berkapasitas besar berdasarkan Peraturan Bupati (Perbup) yang baru.
Sementara itu, Kepala UPTD Samaya Perumda AM Tirta Je’neberang, Hasriono Hafid, menyatakan keyakinannya terhadap peningkatan jumlah pelanggan secara signifikan.
Sejak mulai beroperasi pada awal bulan lalu, UPTD Samaya tercatat telah merealisasikan hampir 2.000 sambungan rumah baru.
“Kami sangat optimistis. Sejak beroperasi awal bulan lalu, UPTD Samaya sudah merealisasikan hampir 2.000 SR. Angka ini dipastikan terus bertambah seiring optimalisasi IPA Samaya, sehingga target 4.000 SR dapat tercapai,” tegas Hasriono.(*)
















