Tegaskan Pengamanan PM Australia Dilakukan Optimal, Pangdam: Gangguan Keamanan Bakal Coreng Indonesia

Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Andi Muhammad Bau Sawa Mappanyukki, saat pengecekan pasukan pengamanan pada apel gelar pasukan dalam rangka menyambut kedatangan tamu negara Perdana Menteri Australia HE YM Anthony Albanese, di lapangan Karebosi Makassar, Senin (6/6/2022).(Foto:ist)

INFOKINI.ID, MAKASSAR– Pengamanan  kedatangan Perdana Menteri Australia ke Provinsi Sulawesi Selatan harus dilakukan secara optimal, karena menyangkut nama baik Indonesia. Hal ini menjadi penegasan Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Andi Muhammad Bau Sawa Mappanyukki, saat memimpin apel gelar pasukan dalam rangka menyambut kedatangan tamu negara Perdana Menteri Australia HE YM Anthony Albanese, di lapangan Karebosi Makassar, Senin (6/6/2022).

“Untuk mengamankan kunjungan kerja Perdana Menteri Australia tersebut, kita harus melaksanakan tugas secara optimal. Harus disadari, bahwa apabila terjadi gangguan keamanan selama beliau berada di kota Makassar, maka hal tersebut akan mencoreng nama baik negara Indonesia di mata dunia. Oleh karena itu, seluruh prajurit TNI-Polri dan satuan tugas pendukung pengamanan lainnya harus benar-benar melaksanakan tugas masong-masing dengan penuh tanggung jawab,” tegas pangdam. 

Jenderal TNI bintang dua ini juga meminta kerjasama dan komunikasi secara terintegrasi dengan semua pihak, untuk mengeliminir setiap hambatan dan kendala yang ditemukan dalam pelaksanaan tugas di lapangan. Hal ini menurutnya sangat penting, agar pelaksanaan pengamanan dapat berjalan dengan tertib, aman dan lancar. 

“Segera petakan daerah-daerah yang perlu mendapat pengamanan maksimal dan segera gelar komunikasi supaya rantai komando dapat dilaksanakan dengan baik. Sehingga pada gilirannya, pelaksanaan pengamanan dapat berjalan dengan sukses, tertib, aman dan terkendali,” tambahnya.

Di akhir amanatnya orang nomor satu di Kodam Hasanuddin ini menyampaikan beberapa atensi sebagai dipedoman bagi seluruh personel yang terlibat, antara lain pertama, seluruh hal-hal teknis terkait pelaksanaan tugas pengamanan selama kegiatan berlangsung, hendaknya dikoordinasikan sebaik-baiknya dengan berbagai pihak. Sehingga langkah-langkah yang dilakukan senantiasa pada koridor yang benar.
Kedua, laksanakan tugas pengamanan sesuai prosedur yang berlaku dan adakan monitoring terhadap perkembangan situasi secara terus menerus. Ketiga, hindari pelanggaran hukum/HAM dan laksanakan pendekatan persuasif serta humanis. Namun jangan ragu-ragu dalam bertindak dengan berpedoman kepada SOP yang berlaku. Keempat, pegang teguh disiplin dan perhatikan faktor keamanan, baik personel maupun materiil.

Sebelum upacara gelar pasukan Pangdam mengecek kesiapan personel TNI-Polri  dan gabungan Satpol PP, Damkar, Dinas Perhubungan dan unsur terkait lainnya. Hadir pada kegiatan ini yakni para pejabat TNI-Polri dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan serta Pemerintah Kota Makassar.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *