Ini Sosok Pejabat Pengganti Pilihan Bupati Husniah Pasca Belasan Petinggi Pemkab Gowa Dibebastugaskan

Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang.(Foto: ist)

INFOKINI.ID, GOWA– Isu pengalihan tugas dan wewenang massal di lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa bukan lagi sekadar rumor. Sejumlah nama pejabat yang ditunjuk sebagai pelaksana tugas buka suara dan mengonfirmasi penunjukan resmi mereka untuk mengisi kekosongan jabatan pasca pembebastugasan massal 16 Pejabat Tinggi Pratama oleh Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang.

Langkah ini diambil Pemkab Gowa untuk memastikan tata kelola pemerintahan tidak mengalami kelumpuhan di tengah gelombang penonaktifan pejabat utama.
Salah satu nama kunci yang mengonfirmasi penunjukan tersebut adalah Kepala Dinas Sosial, Firdaus. Melalui pesan WhatsApp, Firdaus membenarkan bahwa dirinya dipercaya memegang kendali kepemimpinan birokrasi tertinggi sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, terhitung mulai tanggal  21 Agustus 2026.

PDAM

“Iye, saya diberi amanat oleh Bupati Gowa sebagai Plt Sekda, TMT 21 Agustus 2026. Perintah bupati, membantu memperlancar tugas-tugas pelayanan publik dalam lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa,” ungkap Firdaus, dalam pesannya melalui whatssapp, Minggu (23/8/2026).

Dari informasi yang santer beredar, sejumlah nama pejabat yang menjadi pelaksana tugas dan mengomandoi instansi-instansi strategis pasca perombakan, yaitu
Plt Sekda Gowa: Firdaus (Kepala Dinas Sosial) menggantikan Andy Azis Peter.
Plh Inspektur Inspektorat: Mardani Hamdan (Kabag Kesra) menggantikan Syahrul Syahrir.
Plt Sekwan: Sitti Haerani (Sekretaris DP3A) menggantikan Andi Idil Hafid.
Plt Kasatpol PP: Agussalim (Sekretaris Inspektorat) menggantikan Umar Madjid.
Plt Kepala BPKAD: Abd. Rachman (Kabag Kerjasama) menggantikan Mahmud.
Plt Kepala BKPSDM: Sachrial (Kabag Pemerintahan / Mantan Camat Pallangga) menggantikan Indra Said.

Selain nama-nama di atas, pejabat lain yang turut dibebastugaskan meliputi Muh. Natsir Arif (Asisten 3), Agus Harahap (Kadis Perhubungan), Ary Mahdin Asfari (Kadis Pariwisata dan Kebudayaan), Muh. Sahir (Kadispora), Abidzar Husain Sulaiman (Kadis Perpustakaan), Sujjadan (Kepala Bappeda), Indra Wahyudi (Kepala BPKAD), Indra Setiawan (Kadis PTSP), Taufiq Mursad (Kadis Pendidikan), dan Muh. Fajaruddin (Kadis Perdagangan dan Perindustrian).

Usai menjalani pemeriksaan oleh penyidik di Mapolda Sulsel terkait laporan mantan suaminya pada Jumat (21/8/2026) malam, Bupati Husniah buka suara dan merespon riuh isu publik atas langkah ekstremnya membebastugaskan belasan pejabat tinggi di lingkup Pemkab Gowa.

“Saya rasa bukan kisruh. Ini hal yang lazim bagi pemerintah daerah untuk menata pemerintahannya agar lebih baik. Ini cuma bentuk penyegaran,” tegas Bupati Husniah Talenrang menepis anggapan bahwa keputusan tersebut berisiko melumpuhkan roda birokrasi maupun pelayanan umum.

Ia menjamin seluruh unit kerja tetap berjalan normal dan meminta aparatur sipil negara (ASN) fokus bekerja. “Terkhusus kepada pelayan masyarakat, jangan pernah terpengaruh oleh hal-hal yang terjadi di internal ASN atau Pemkab Gowa,” imbaunya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *