INFOKINI.ID, MAKASSAR– Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Perumda Air Minum (PDAM) Kota Makassar, Andi Syahrum, menerima kunjungan kerja reses Anggota DPD RI asal Sulawesi Selatan, Andi Abdul Waris Halid, di Kantor Perumda Air Minum Kota Makassar, Jalan Dr. Ratulangi No. 3, Rabu (21/10/2026).
Pertemuan strategis tersebut menjadi momentum penting bagi PDAM Kota Makassar untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur air baku, khususnya rencana pembangunan bendung karet di Sungai Tallo.
Dalam sambutannya, Plt Dirut PDAM Makassar Andi Syahrum menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kedatangan jajaran DPD RI. Ia menekankan bahwa dukungan dari wakil daerah di tingkat pusat sangat krusial untuk mengawal kebutuhan mendesak Kota Makassar dalam menjaga ketahanan air bersih.
“Terima kasih atas kunjungan Bapak Andi Abdul Waris Halid ke PDAM Makassar. Kami berharap melalui pertemuan ini, kebutuhan pengembangan pelayanan air bersih, khususnya terkait rencana bendung karet di Sungai Tallo, bisa mendapat dukungan dan dikawal hingga ke tingkat pusat,” ujar Syahrum.
Syahrum menjelaskan, pembangunan bendung karet di Sungai Tallo dirancang sebagai langkah konkrit untuk memperkuat ketersediaan pasokan air baku. Keberadaan bendung tersebut dinilai menjadi solusi jangka panjang dalam menjaga kontinuitas distribusi air bersih bagi seluruh warga Kota Makassar.
Menanggapi hal itu, Anggota DPD RI Andi Abdul Waris Halid menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan usulan strategis PDAM Makassar ke pemerintah pusat. Pihaknya berjanji akan menjembatani komunikasi langsung dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) agar proyek bendung karet Sungai Tallo mendapat prioritas penganggaran.
“Saya akan memediasi dengan Kementerian PU dan meminta agar program bendung karet ini bisa dibantu. Usulan yang diajukan PDAM Makassar akan saya kawal,” tegas Waris Halid.
Selain memperjuangkan infrastruktur air baku, Waris Halid yang hadir didampingi tim kerja yang terdiri dari Linda Salengke, Suharman, dan Ude Sudding, juga mengapresiasi terobosan dan pembenahan pelayanan publik yang dilakukan jajaran manajemen PDAM Makassar di bawah kepemimpinan Andi Syahrum.
Menurutnya, efektivitas penanganan distribusi air bersih di lapangan kini semakin mantap, terbukti dari menurunnya secara signifikan keluhan masyarakat, bahkan saat menghadapi ancaman cuaca ekstrem seperti fenomena El Niño dan musim kemarau.
“Dulu banyak keluhan masyarakat tentang air di Makassar. Tapi setelah beliau memimpin PDAM ini, hampir tidak ada lagi keluhan tentang air. Faktanya di lapangan itu yang bisa kita rasakan bersama,” tuturnya.
Di akhir pertemuan, Waris Halid memberikan pesan moral bagi jajaran direksi dan seluruh elemen pegawai Perumda Air Minum Kota Makassar untuk terus menjaga integritas dan profesionalisme kerja.
“Pesan saya untuk Direksi dan seluruh jajaran adalah bagaimana bekerja ikhlas, transparan, dan bertanggung jawab untuk membantu masyarakat Makassar. Karena bekerja dengan ikhlas, insya Allah hasilnya pasti akan baik,” pungkasnya.(*)
















