INFOKINI.ID, MAKASSAR – Dewan Pimpinan Daerah (Depidar) Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Sulawesi Selatan menyatakan dukungan penuh kepada Ilham Arief Sirajuddin (IAS) untuk memimpin DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan pada Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sulsel mendatang.
Ketua Depidar SOKSI Sulsel, Andi Patarai Amir, menyampaikan dukungan tersebut setelah terbitnya surat diskresi dari Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, yang memberikan mandat kepada IAS untuk melakukan konsolidasi menjelang pelaksanaan Musda.
“Hari ini saya bersama teman-teman pengurus DPD SOKSI Sulawesi Selatan menyerahkan dukungan penuh kepada Pak Ilham Arief Sirajuddin,” kata Andi Patarai Amir, Kamis (25/6).
Menurutnya, dukungan kepada IAS tidak hanya didasarkan pada terbitnya surat diskresi dari DPP Partai Golkar, tetapi juga karena rekam jejak dan pengalaman IAS dalam memimpin Partai Golkar Sulawesi Selatan.
“Salah satu alasannya memang karena adanya diskresi tersebut. Namun secara pribadi saya sudah lama bersama Pak IAS. Saya pernah dipimpin beliau saat menjabat Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, sementara saya ketika itu menjadi Bendahara Golkar Maros,” ujarnya.
Andi menilai IAS memiliki kemampuan dan pengalaman yang telah terbukti dalam membesarkan Partai Golkar di Sulawesi Selatan.
“Pengalaman dan kepiawaian beliau dalam memimpin Golkar Sulsel sudah terbukti. Karena itu, kami memberikan dukungan penuh,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Musda Golkar Sulsel, Lukman B. Kady, menilai terbitnya surat diskresi dari Ketua Umum Partai Golkar menjadi momentum penting untuk mempercepat pelaksanaan Musda Golkar Sulsel.
“Dengan adanya diskresi yang telah diturunkan oleh Ketua Umum, maka pelaksanaan Musda Golkar Sulsel akan segera terlaksana dalam waktu dekat,” ujar Lukman.
Lukman yang juga menjabat Ketua Fraksi Golkar DPRD Sulsel mengatakan panitia terus mematangkan seluruh tahapan dan persiapan agar agenda lima tahunan partai tersebut berjalan sesuai rencana.
“Paling lambat awal Juli 2026, Musda Golkar Sulawesi Selatan sudah dapat dilaksanakan,” tegasnya.
Ia menjelaskan, setelah menerima surat diskresi, IAS mulai membangun komunikasi dan melakukan konsolidasi dengan DPD II Partai Golkar kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan serta organisasi pendiri dan yang didirikan Partai Golkar.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan Musda berlangsung lancar, demokratis, dan mampu menghasilkan kepemimpinan yang memperkuat soliditas partai menghadapi agenda politik mendatang.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, secara resmi menyerahkan surat diskresi kepada IAS di Jakarta, Rabu (24/6/2026). Surat tersebut menjadi salah satu syarat administratif yang dapat digunakan IAS untuk maju dalam pemilihan Ketua DPD I Golkar Sulawesi Selatan.
“Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, saya serahkan rekomendasi DPP Partai Golkar kepada Kak Aco untuk dipergunakan sebagaimana mestinya dan untuk membesarkan Partai Golkar di wilayah Sulawesi Selatan,” ujar Bahlil.
Terbitnya surat diskresi dari DPP Partai Golkar diperkirakan akan menjadi faktor penting dalam dinamika Musda Golkar Sulsel yang kini memasuki tahap konsolidasi dan persiapan pelaksanaan. (*)















