INFOKINI.ID, MAKASSAR – Ilham Arief Sirajuddin (IAS) resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulawesi Selatan dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI Golkar yang digelar di Hotel Claro Makassar, Sabtu malam (18/7/2026).
Setelah terpilih, IAS pun memiliki target yang tinggi, salah satunya meningkatkan perolehan kursi Golkar hingga 50 persen di semua tingkatan.
Target tersebut, menurut IAS, sejalan dengan amanat Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia yang menginginkan seluruh jajaran partai meningkatkan kekuatan politik sekaligus memperkuat posisi Golkar di berbagai daerah.
“Saya sangat berharap bahwa harapan Ketua Umum (Bahlil Lahadalia) untuk meningkatkan perolehan kursi di seluruh tingkatan menjadi komitmen saya bersama Ketua Umum. Insyaallah, di Sulawesi Selatan setiap tingkatan kursi akan meningkat sebesar 50%,” ujar IAS dalam pidatonya usai ditetapkan sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel pada Musda XI, Sabtu (18/7/2026).
IAS merinci target tersebut mencakup seluruh tingkatan legislatif, mulai DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota.
“Di tingkat DPR RI, insyaallah kita akan mengoptimalkan peningkatan kursi dari 4 menjadi minimal 6. Di tingkat provinsi, insyaallah dari 14 menjadi 21. Di tingkat kabupaten/kota juga kita harapkan ada peningkatan dari 138 menjadi hampir 200,” tegasnya.
IAS menjelaskan, target tersebut hanya bisa dicapai jika seluruh struktur partai bergerak secara solid. Dia menekankan pentingnya sinergi mulai dari DPP, DPD I hingga DPD II Golkar.
“Namun, itu tidak mungkin bisa berjalan tanpa sinergitas dan kolaborasi, mulai dari pimpinan pengurus pusat, pimpinan provinsi, maupun pimpinan DPD II,” kata IAS.
Selain itu, IAS juga meminta pengurus DPD II memilih figur terbaik dalam musyawarah daerah di tingkat kabupaten/kota.
IAS berharap kepengurusan yang terbentuk nantinya mampu menjalankan target politik yang telah disusun.
Dia menargetkan pelaksanaan musda tingkat kabupaten/kota se-Sulsel akan berakhir maksimal pada November. Sedangkan musyawarah tingkat kecamatan ditarget pada bulan Maret 2027, yang dilanjutkan hingga tingkat kelurahan dan desa.
“Dengan begitu, pada tahun 2027 tidak akan ada lagi konsolidasi, tetapi kita betul-betul sudah mempersiapkan seluruh jajaran struktur yang ada,” jelas IAS.
IAS menegaskan, kepemimpinannya tidak hanya berorientasi pada peningkatan jumlah kursi legislatif semata. Ia ingin membangun organisasi Partai Golkar yang semakin solid, memperkuat koordinasi dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota, serta memastikan seluruh kader memiliki visi dan langkah yang sama dalam menghadapi Pemilu 2029.
Dengan konsolidasi yang semakin kuat dan strategi politik yang telah disiapkan sejak awal masa kepengurusan, IAS optimistis Partai Golkar Sulawesi Selatan mampu kembali menjadi kekuatan politik utama di kawasan timur Indonesia sekaligus memberikan kontribusi signifikan terhadap pencapaian target nasional Partai Golkar pada Pemilu 2029.











