Dompet Tinggal di Rumah? Penumpang Pesawat Tak Perlu Lagi Tunjukkan KTP di Bandara Berkat Teknologi Ini

Foto: Snowjam/John McArthur

INFOKINI.ID, JAKARTA– Perjalanan udara di Indonesia bersiap memasuki era baru yang jauh lebih praktis. PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports tengah merancang transformasi layanan bandara di mana penumpang pesawat tidak lagi direpotkan dengan kewajiban mengeluarkan dan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) secara manual kepada petugas.

Direktur Utama Angkasa Pura, Mohammad Rizal Pahlevi, menjelaskan bahwa terobosan ini dihadirkan untuk memangkas antrean panjang dan proses validasi identitas yang selama ini memakan waktu. Melalui penerapan sistem biometrik dan teknologi pengenalan wajah (face recognition), seluruh proses pemeriksaan penumpang akan berjalan otomatis tanpa hambatan fisik.

PDAM

“Transformasi proses, ini salah satunya bagaimana memberikan layanan yang simpel. Kita tahu bahwa antrean KTP satu-satu dicek. Ke depannya by biometrik, by face recognition, tidak perlu lagi ke depan menunjukkan KTP,” ujar Rizal dalam rapat bersama Komisi VI DPR RI di kompleks parlemen, Jakarta.

Inovasi ini diharapkan mampu mengakhiri berbagai kendala klasik di area pemeriksaan bandara. Penumpang tidak perlu lagi repot merogoh dompet demi selembar KTP atau mengalami insiden menjengkelkan akibat tertinggalnya dokumen fisik yang sering kali berujung pada penolakan layanan.

Saat ini, tahap prototype atau uji coba sistem canggih tersebut sedang berlangsung di sejumlah bandara utama tanah air, termasuk Bandara Soekarno-Hatta (Jakarta), Surabaya, hingga Bali khusus untuk penerbangan domestik. Secara bertahap, teknologi serupa akan diperluas ke berbagai bandara strategis lainnya di Indonesia.

Selain fokus pada kenyamanan penumpang, transformasi digital ini turut didukung oleh sistem terintegrasi bernama PIONA (Passenger Validation in Airport). Sistem ini dirancang untuk memvalidasi data penumpang secara presisi sekaligus meningkatkan akurasi pelaporan pendapatan dari komponen Passenger Service Charge (PSC).

Per Juli 2026, sistem PIONA telah mulai beroperasi di beberapa bandara utama seperti Bandara Soekarno-Hatta melalui pemasangan perangkat totem dan PC. Angkasa Pura menargetkan implementasi penuh sistem PIONA ini dapat merata di seluruh bandara di Indonesia pada November 2026.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *