INFOKINI.ID, MAKASSAR– Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sulawesi Selatan melontarkan peringatan keras sekaligus penegasan penting bagi seluruh kadernya yang duduk di kursi legislatif. Di tengah momentum Bimbingan Teknis (Bimtek) anggota DPRD se-Sulsel di Hotel Arthama Makassar, partai besutan Prabowo Subianto ini menuntut loyalitas total dan kerja nyata untuk masyarakat.
Sekretaris DPD Gerindra Sulsel, Darmawangsyah Muin, dengan tegas mengingatkan para wakil rakyat dari partainya agar tidak terlena dengan kenyamanan posisi politik yang sedang diemban. Ia menekankan bahwa jabatan di parlemen bukanlah sekadar simbol kehormatan atau sumber pendapatan semata, melainkan amanah besar.
“Jangan terlena dengan kursi empuk. Ini sudah masuk tahun kedua, masih ada tiga tahun lagi. Karena itu, teguhkan kembali komitmen kita untuk melayani masyarakat,” ujar Darmawangsyah saat membuka kegiatan Bimtek yang mengusung fokus pengelolaan keuangan dan aset daerah tersebut.
Darmawangsyah mengapresiasi kehadiran para kader yang menyempatkan diri hadir di tengah kesibukan kedewanan. Menurutnya, dedikasi dan kesediaan berkorban waktu demi memenuhi panggilan organisasi merupakan tolok ukur utama loyalitas seorang kader terhadap visi besar partai.
Ia juga mengenang berbagai dinamika serta rintangan yang telah dilewati Gerindra dalam memperjuangkan cita-cita politiknya. Oleh karena itu, soliditas dan kehadiran yang berdampak langsung di tengah masyarakat menjadi harga mati untuk menjaga marwah partai.
“Kita harus terus berjuang menjalankan visi dan misi Ketua Umum Prabowo Subianto serta mewujudkan cita-cita partai. Ini tidak mudah, banyak tantangan dan hambatan yang kita hadapi. Karena itu, kehadiran kita hari ini harus kembali meneguhkan loyalitas untuk memenangkan Gerindra pada pemilu mendatang,” tegasnya di hadapan jajaran pengurus seperti Bendahara DPD Edward Wijaya Horas, Ketua Harian Rusdin Tabi, hingga Wakil Ketua DPRD Sulsel Yasir Machmud.
Melalui Bimtek yang berlangsung dari 1 hingga 3 September 2026 ini, Gerindra Sulsel berharap kapasitas para legislatornya semakin matang, tidak hanya dalam hal penguasaan regulasi keuangan dan aset daerah, tetapi juga dalam memperkuat fungsi pengabdian sebagai corong aspirasi rakyat.
“Perintah partai harus menjadi komitmen kita sebagai kader. Jangan hanya menikmati kursi, tetapi pastikan keberadaan kita benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkas Darmawangsyah.(*)















