INFOKINI.ID, GOWA — Atmosfer Masjid Agung Sultan Alauddin Kampus 2 UIN Alauddin Makassar mendadak bergelora pada Selasa (1/9/2026) pagi. Di hadapan sekitar 6.000 mahasiswa baru yang memadati area kampus di Kelurahan Romangpolong, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa itu, Panglima Kodam (Pangdam) XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko, menyampaikan orasi ilmiah yang membakar semangat kepemimpinan generasi muda.
Kehadiran jenderal bintang dua ini menjadi sorotan utama dalam pembukaan kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) UIN Alauddin Makassar Tahun Akademik 2026/2027 yang mengusung tema “Memperkuat Kedaulatan Akademik, Menopang Ketahanan Bangsa”.
Dalam orasi ilmiahnya yang bertajuk mahasiswa sebagai pewaris estafet kepemimpinan bangsa, Mayjen TNI Bangun Nawoko menyoroti dinamika krisis internasional yang kian memanas. Pangdam menekankan bahwa gejolak politik dan konflik global saat ini tidak bisa dipandang sebelah mata karena memiliki dampak berantai yang langsung menyentuh stabilitas nasional hingga kehidupan sehari-hari masyarakat.
“Konflik global memiliki dampak yang luas dan mendalam terhadap stabilitas nasional Indonesia. Dengan memperhatikan berbagai krisis internasional, kita dapat memahami bagaimana ancaman ini merambah ke aspek kehidupan rakyat. Oleh karena itu, penting bagi mahasiswa untuk menganalisis dan merumuskan strategi yang tepat dalam menghadapi tantangan zaman,” tegas Pangdam di hadapan ribuan mahasiswa.
Pangdam mengajak para mahasiswa baru untuk menyadari peran strategis mereka bukan sekadar sebagai penonton, melainkan pemegang kendali masa depan Indonesia di tengah ketidakpastian dunia.
Pesan Tegas Rektor: Jaga Citra Kampus Peradaban
Sebelum orasi ilmiah berlangsung, Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. H. Hamdan Juhannis, dalam sambutannya memberikan arahan tegas terkait integritas kemahasiswaan. Prof Hamdan juga mengingatkan seluruh mahasiswa baru untuk menaati pakta integritas yang telah disepakati.
“Pihak kampus tidak akan segan-segan memberikan sanksi tegas hingga mengeluarkan mahasiswa yang melanggar pakta integritas. Jadikan kampus peradaban ini sebagai sarana belajar dan beradaptasi,” ujar Prof. Hamdan.
Rektor juga mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan media sosial secara bijak guna memperkuat citra positif kampus. “Silahkan berkreasi dan mengekspresikan diri melalui konten positif di medsos, tetapi ingat, jangan berperilaku semaunya,” tambahnya.
Sinergi Akademisi dan TNI
Kegiatan PBAK ini turut dihadiri oleh jajaran civitas akademika dan pejabat militer setempat, diantaranya Ketua Senat UINAM Prof. Dr. H. Mardan, Ketua Dewan Guru Besar Prof. Dr. H. Muhammadiyah Amin, Dandim 1408/Makassar Kolonel Kav. Ino Dwi Setyo Darmawan, serta para jajaran Wakil Rektor, Dekan, dan pimpinan lembaga UIN Alauddin Makassar.
Sinergi antara institusi TNI dan perguruan tinggi keagamaan negeri ini diharapkan mampu melahirkan generasi akademisi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kesadaran bela negara dan nasionalisme yang kokoh.(*)
















