Erupsi Gunung Anak Krakatau Mulai Menurun, DPR Ingatkan Warga Tetap Waspada

Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus.(Foto:ist)

INFOKINI.ID, JAKARTA– Intensitas erupsi Gunung Anak Krakatau dilaporkan mulai mengalami penurunan signifikan setelah sempat menunjukkan aktivitas vulkanik tinggi. Ketua Komisi V DPR RI Lasarus menyampaikan bahwa berdasarkan informasi dari Badan Geologi dan BMKG, fase erupsi puncak gunung api tersebut diperkirakan telah lewat.

“Iya erupsinya menurun sekarang intensitasnya. Kalau menurut info Badan Geologi dengan BMKG sih erupsi puncaknya sudah lewat, tinggal erupsi-erupsi kecil saja,” kata Lasarus, seperti yang dilansir dari detik.com, Jumat (11/9/2026).

PDAM

Meskipun intensitas kegempaan melorot drastis dibanding periode letusan berdurasi 25 jam pada 4-6 September lalu, karakter erupsi Gunung Anak Krakatau dinilai telah kembali ke pola normalnya.

Data PVMBG mencatat rentetan letusan sejak Selasa (8/9) hingga Kamis (10/9) hanya berlangsung singkat dalam hitungan detik. Teranyar, erupsi terekam dengan amplitudo maksimum 47 mm dan durasi 17 detik. Sebaran abu vulkanik juga terpantau tipis dan hanya jatuh di sekitar area tubuh gunung.

PVMBG menegaskan data kegempaan sudah turun signifikan, sehingga letusan yang terjadi saat ini dipastikan berenergi rendah. Kendati demikian, potensi erupsi susulan tetap ada mengingat statusnya sebagai gunung api aktif.

Menanggapi kondisi tersebut, Lasarus meminta pihak berwenang untuk tidak mengendurkan pengawasan karena aktivitas gunung api sulit diprediksi secara pasti. Ia juga mengimbau masyarakat di sekitar pesisir untuk tetap tenang dan menyaring informasi secara bijak.

“Intinya masyarakat dengar petunjuk dari badan-badan terkait, BMKG, Badan Geologi, seterusnya yang berwenang. Jadi masyarakat dengar informasi dari badan-badan itu saja, jangan dengar isu dan lain sebagainya,” tegas Lasarus.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *