PDAM Makassar Genjot Penagihan Serentak, Sasar Penunggak di Atas 3 Bulan

Foto: ist

INFOKINI.ID, MAKASSAR– Perumda Air Minum Kota Makassar menggelar penagihan serentak di seluruh wilayah pelayanan untuk menyasar pelanggan yang menunggak rekening air selama tiga bulan atau lebih. Aksi turun lapangan ini melibatkan seluruh jajaran pegawai guna menggenjot pendapatan sekaligus merapikan data piutang perusahaan.

Plt Direktur Umum Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Taufiq Aris (ATA), menjelaskan bahwa program ini merupakan langkah strategis dalam membenahi manajemen internal perusahaan, khususnya dalam penanganan piutang pelanggan yang menumpuk.

PDAM

“Tujuan utama kita laksanakan program penagihan serentak karena banyaknya piutang di PDAM. Jadi kita mengambil data pelanggan yang menunggak di atas tiga bulan. Nah, pelanggan yang menunggak di atas tiga bulan ini kita fokus untuk penagihannya,” ujar Andi Taufiq, Senin (5/10/2026).

Selain fokus pada penagihan, petugas di lapangan juga diinstruksikan untuk melakukan validasi data terhadap objek layanan yang sudah tidak aktif atau fiktif dalam sistem. Andi Taufiq mencontohkan adanya temuan data pelanggan di kawasan jalan tol yang masih tercatat, padahal sumber atau objek layanannya sudah tidak lagi beroperasi di lokasi tersebut.

Dalam pelaksanaannya, Perumda Air Minum Kota Makassar menggandeng aparat pemerintah setempat, mulai dari tingkat lurah hingga RT dan RW, untuk mempermudah proses verifikasi faktual dan mendalami kendala yang dialami warga.

Langkah jemput bola ini mendapat apresiasi positif dari pemerintah kelurahan setempat. Lurah Lembo, Sattu Ali, menilai kehadiran langsung petugas PDAM di tengah masyarakat sangat membantu dalam mengidentifikasi masalah nyata yang dihadapi warga di lapangan.

“Kami selaku Lurah Lembo mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas antusias teman-teman dari PDAM yang turun langsung melihat keadaan dan kondisi di lapangan. Termasuk melihat berbagai kendala yang dihadapi warga kami, khususnya pelanggan yang masih menunggak pembayaran,” ungkap Sattu Ali.

Melalui program pembenahan ini, Andi Taufiq berharap kesadaran pelanggan terhadap kewajiban pembayaran dapat meningkat demi menjaga keberlangsungan distribusi air bersih ke depannya. “Pesan saya kepada pelanggan yang di atas tiga bulan menunggak, kalau lancar bayaran, insyaallah lancar juga airnya,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *