DPRD Gowa Tunggu Status Definitif Darmawangsyah Muin Sebelum Bahas Kursi Wabup

Hasrul Abdul Rajab.(Foto:ist)

INFOKINI.ID, GOWA– Peta politik dan bursa calon Wakil Bupati Gowa pengganti Darmawangsyah Muin hingga saat ini masih bergulir tenang. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gowa memilih menahan diri dan menanti penetapan resmi Darmawangsyah Muin sebagai Bupati Gowa definitif sebelum melangkah ke proses pengisian kursi wakil bupati yang bakal kosong.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gowa, Hasrul Abdul Rajab, menegaskan bahwa legislatif sama sekali belum menyentuh nama-nama figur yang berpotensi melenggang ke kursi orang nomor dua di Gowa tersebut. Menurutnya, mekanisme penentuan figur pengganti sepenuhnya menjadi wewenang internal koalisi partai politik pengusung pada tahap awal.

PDAM

“Belum ada pembahasan ke sana. Tentu untuk pembahasan awalnya dibahas di internal partai pengusung masing-masing,” ungkap Hasrul saat dikonfirmasi, Senin (26/10/2026).

Fokus utama DPRD Kabupaten Gowa saat ini tertuju pada perampungan berkas administrasi pengusulan pengangkatan Darmawangsyah Muin yang saat ini menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) untuk menjadi Bupati Gowa definitif. Pihak legislatif telah merampungkan dan menyurat secara resmi melalui Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk diteruskan kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta.

Penetapan definitif dari Kemendagri inilah yang menjadi kunci pembuka pintu pembahasan pengisian jabatan Wakil Bupati Gowa secara legal dan prosedural.

Sebagai kilas balik kemenangan politik di Gowa, pasangan Darmawangsyah Muin dan Sitti Husniah Talenrang yang mengusung jargon Hati Damai dengan nomor urut 2 sukses mengamankan kemenangan pada kontestasi Pilkada Gowa 2024. Koalisi gemuk yang menyokong pasangan ini terdiri dari delapan partai politik, yakni Gerindra, PAN, Golkar, PDIP, Demokrat, PKS, Perindo, dan Hanura.

Kala itu, pertarungan sengit terjadi melawan pasangan nomor urut 1, Amir Uskara dan Irmawati (Aurama), yang didukung koalisi PPP, NasDem, PKB, Gelora, Partai Buruh, dan PKN. Pasangan Hati Damai mengunci kemenangan mutlak setelah meraih 225.429 suara atau setara dengan 53,61 persen dari total suara sah.

Kini, arah serta dinamika politik pengisian posisi Wakil Bupati Gowa bergantung penuh pada terbitnya Surat Keputusan Kemendagri mengenai status bupati definitif serta keharmonisan kompromi politik di tubuh internal partai-partai pengusung Hati Damai. Tahapan-tahapan krusial ini dipastikan menjadi perhatian publik Gowa dalam beberapa waktu ke depan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *