INFOKINI.ID, SEMARANG– Perkembangan kendaraan listrik di Jawa Tengah terus menunjukkan tren positif. Mencapai 22.434 unit kendaraan listrik yang didukung 283 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) hingga triwulan I 2026, ekosistem New Energy Vehicle (NEV) di wilayah ini kian matang.
Melihat potensi tersebut, LEPAS, merek kendaraan listrik premium di bawah naungan Chery Group, resmi memperkuat cengkeramannya di Jawa Tengah dengan meresmikan dealer 3S (Sales, Service, Spare Parts) pertama di Kota Semarang.
Bekerja sama dengan PT Mitra Auto Sinergi, dealer LEPAS MAS Semarang berdiri di atas lahan 1.400 m² dengan luas bangunan 1.200 m² yang berlokasi di Jalan Mayor Jend DI Panjaitan No. 80, Semarang.
“Kehadiran LEPAS MAS Semarang menjadi langkah LEPAS untuk memperluas jaringan di Jawa Tengah sekaligus semakin mendekatkan brand dengan konsumen di Semarang dan sekitarnya,” ujar Temmy Wiradjaja, Vice Country Director LEPAS Indonesia.
Guna memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat Semarang yang dinamis, LEPAS memboyong dua model unggulan berbasis LEX Platform yang mengusung filosofi Four More (More Stable, More Spacious, More Quiet, dan More Energy-Efficient):
-
LEPAS E4 EV (Full Electric Vehicle): Diperuntukkan bagi konsumen yang menginginkan pengalaman berkendara listrik murni. Mobil ini menawarkan jarak tempuh lebih dari 600 km (standar CLTC), dilengkapi 18 Advanced Driver Assistance Systems (ADAS), kamera 540°, 6 airbags, serta perlindungan baterai bersertifikasi IP68/IPX9K.
-
LEPAS L8 PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle): Mengombinasikan tenaga listrik dan mesin bensin dengan daya jelajah gabungan (combined range) mencapai lebih dari 1.300 km. Berdaya 215 hp, mobil ini dibekali fitur Vehicle-to-Load (V2L) 6,6 kW, massage seat, fragrance system, serta fitur parkir otomatis Remote Parking Assist (RPA) dan Auto Parking Assist (APA).
Direktur PT Mitra Auto Sinergi, Djunaedi Hadiwidjaja, menambahkan bahwa hadirnya dealer 3S ini tidak hanya menjual produk, tetapi juga menghadirkan pengalaman kepemilikan kendaraan premium yang utuh bagi warga Semarang.
Langkah ini juga sejalan dengan upaya Kota Semarang dalam mentransisikan moda transportasinya menuju energi bersih, salah satunya lewat persiapan pengoperasian bus listrik BRT Trans Semarang.(*)
















