INFOKINI.ID, MAKASSAR– Pertumbuhan ekosistem Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang kian masif di era digital mendorong tingginya permintaan terhadap produk custom dan alat penunjang identitas visual bisnis. Menjawab peluang tersebut, Putra Akrilik yang telah berkiprah melayani konsumen sejak tahun 2018 lalu terus memperkuat sistem operasional internal sekaligus bersiap menggarap ekspansi pasar secara berkelanjutan.
Owner Putra Akrilik, Nur Hikmah, mengungkapkan bahwa pengalaman panjang sejak 2018 mengajarkan pentingnya ketepatan alur informasi dan integrasi tim sebagai kunci utama perusahaan dalam menjaga kualitas produk custom agar tetap presisi dan bebas dari komplain pelanggan.
“Untuk strategi utama, kami memperkuat koordinasi mulai dari admin, desainer, tim produksi, hingga pengiriman. Karena produk kami sebagian besar custom, kesalahan informasi ukuran atau deadline bisa berdampak langsung pada produksi. Saat ini kami menggunakan sistem spreadsheet terintegrasi dan merapikan sistem operasional agar alur distribusi pesanan lebih sistematis,” ujar Nur Hikmah saat diwawancarai tim 9 mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi Jurusan Ilmu Komunikasi Angkatan 2024 UIN Alauddin, Sabtu (26/9/2026).

Di tengah tantangan fluktuasi harga bahan baku seperti akrilik dan printing material yang dinamis mengikuti pasar, Putra Akrilik memilih langkah efisiensi produktivitas tanpa mengorbankan standar mutu produk yang telah dibangun selama bertahun-tahun.
“Hal seperti kenaikan bahan baku di luar kendali kita, tetapi perusahaan rutin melakukan evaluasi harga bahan dan biaya produksi secara berkala. Kami melakukan penyesuaian harga margin yang cocok di pasaran, namun tetap menjaga kualitas plakat dan produk lainnya tanpa menurunkan standar,” tambahnya.
Guna menjaga kepercayaan konsumen, Putra Akrilik menerapkan estimasi pengerjaan standar dua hingga empat hari kerja, meski proses produksi riil kerap diselesaikan lebih cepat dari jadwal. Selain itu, terkait isu lingkungan, perusahaan mulai menerapkan pemotongan material yang presisi untuk meminimalkan limbah produksi agar dapat didaur ulang kembali.
Rencana Ekspansi dan Target 1–3 Tahun Ke Depan
Menatap potensi industri 1 hingga 3 tahun mendatang, usaha yang tumbuh sejak 2018 ini menetapkan target strategis untuk meningkatkan kapasitas produksi dan memperluas jaringan pasar. Perusahaan berencana mengembangkan lini usaha anyar, mulai dari penyediaan merchandise hingga kebutuhan kerajinan khusus bagi para pelaku usaha.
“Selain memperbesar kapasitas produksi, kami juga ingin membangun sistem manajemen yang lebih kuat,” ujar perwakilan perusahaan tersebut. Ia menambahkan, penguatan sistem internal diharapkan membuat perusahaan dapat terus berkembang secara mandiri tanpa tergantung pada pihak lain.
Perusahaan menilai tren transaksi daring yang makin membudaya menuntut pelaku usaha untuk memadukan mutu produk, kecepatan pelayanan, komunikasi digital, serta ketepatan waktu pengiriman secara konsisten.
Atas dasar itulah, Putra Akrilik berkomitmen tidak hanya hadir sebagai produsen plakat atau neon box, tetapi juga bertindak sebagai mitra tumbuh kembang (growth partner) bagi sektor UMKM dalam membangun identitas merek (branding) yang lebih proper dan profesional.
“Kami ingin menjadi partner bagi bisnis lain untuk membangun brand mereka menjadi lebih profesional. Ketika tampilan usaha UMKM lebih profesional, kepercayaan pelanggan akan meningkat dan otomatis mendongkrak penjualan mereka. Secara tidak langsung, kami ikut mengambil bagian dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” pungkasnya.(*)
















