INFOKINI.ID, MAKASSAR – Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Sulawesi Selatan, Lies F Nurdin, mengikuti webinar nasional yang dirangkaikan dengan talkshow edukasi kanker, Selasa (2/22021).
Ketua Umum YKI Pusat, Aru Sudoyo, mengucapkan banyak terima kasih kepada YKI Sulsel yang sukses menyelenggarakan acara peringatan Hari Kanker Sedunia sebelumnya pada tahun 2019 lalu.
Menurut Aru, sekarang kita menghadapi masalah pandemi, yang menjadi tantangan bersama dan diyakini pandemi ini akan selesai. Namun, tidak dengan penyakit kanker dengan beragam masalah yang makin banyak.
“Momentum 4 Februari akan mengingatkan diri kita bahwa perjuangan kanker melawan kanker tidak hanya individu, tapi harus dilakukan bersama. Kita bisa melawan kanker. Kita melakukan berbagai upaya bersama agar masyarakat peduli terhadap kanker,” jelasnya.
Ia mengungkapan, YKI kini memiliki 110 cabang di seluruh Indonesia. Bahkan, semua stakeholder turun tangan berupaya menekan angka kanker di Indonesia.
Menurutnya, kanker ini dapat diatasi bila kita dapatkan pada stadium dini, bahkan bisa disembuhkan.
“Kita juga mengupayakan advokasi untuk mendapatkan pengobatan yang baik bagi penderita kanker,” ujar Aru.
Sementara, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, mengapresiasi YKI dan jajaran yang meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap bahaya kanker.
Menkes berharap, semua mengambil peran dalam melakukan aksi. Sekecil apapun, akan sangat berarti dalam mengurangi kanker di Indonesia.
“Kanker bisa dicegah dengan perilaku hidup sehat. 3,7 juta jiwa dapat diselamatkan setiap tahun jika dilakukan deteksi dini. YKI sangat berperan membantu pemerintah dalam pencegahan dan pengendalian kanker,” tuturnya.
Terpisah, Ketua YKI Sulsel, Lies F Nurdin, sangat aktif mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini kanker.
Lies dikabarkan menyediakan layanan kesehatan bagi pasien kanker di Kantor YKI Sulsel. Klinik yang terletak di Jalan Lanto Daeng Pasewang ini menyediakan fasilitas konseling bagi pengidap kanker, layanan deteksi dini kanker, apotek, laboratorium.
“Dengan suasana yang dirancang nyaman dan berkesan homey bagi para pasien kanker,” ungkapnya.
Selaim itu, Lies Bersama Direktur BPJS Makassar Kota Makassar juga melaksanakan penandatanganan MoU dalam penyediaan obat-obat khusus kanker, agar bisa diperoleh pasien dengan bantuan BPJS.















