5 Korban Selamat Tiba di Selayar, Dijemput Langsung Bupati Natsir Ali

Bupati Kepulauan Selayar H. Muhammad Natsir Ali menjemput langsung lima korban selamat dari musibah tenggelamnya KM Nurul Salsa. (ist)

INFOKINI.ID, KEPULAUAN SELAYAR – Moment mengharukan dari operasi pencarian korban tenggelamnya KM Nurul Salsa. Setelah empat hari terombang-ambing di tengah laut, lima penumpang berhasil ditemukan dalam keadaan selamat oleh KMN Sinar Mattoanging 04 Bulukumba di perairan Sangeang, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kelima korban selamat, yakni Sitti Amang (55), Andi Samad (62), Asseng (23), Diska (7), dan Ardita (17), selanjutnya dievakuasi menuju Kabupaten Kepulauan Selayar menggunakan kapal Basarnas.

PDAM

Setibanya di Pelabuhan Rauf Rahman, Benteng, Ahad (19/7/2026), Bupati Kepulauan Selayar H. Muhammad Natsir Ali hadir langsung untuk menyambut dan menjemput para korban.

Kehadiran Bupati menjadi bentuk kepedulian dan dukungan moril bagi para penyintas yang berhasil bertahan selama empat hari di tengah lautan.

Bupati menyapa para korban dan keluarga yang telah menunggu dengan penuh haru, sekaligus memastikan seluruh korban segera mendapatkan pemeriksaan kesehatan serta penanganan yang diperlukan.

Sebelumnya, berdasarkan keterangan salah seorang korban selamat, mereka sempat melihat satu gabus yang ditumpangi sekitar enam orang di lokasi yang berbeda. Informasi tersebut langsung diteruskan kepada seluruh unsur SAR sebagai dasar untuk memperluas penyisiran di wilayah pencarian.

Sejak menerima kabar penemuan korban selamat, Bupati terus melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak, termasuk berkomunikasi dengan kapal penemu serta menghubungi Kepala BPD Sangeang guna meminta dukungan pencarian terhadap korban yang diduga masih bertahan di atas gabus tersebut.

“Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar akan terus mengerahkan seluruh kemampuan dan memperkuat koordinasi dengan semua pihak hingga seluruh korban ditemukan. Kami memohon doa seluruh masyarakat agar proses pencarian diberikan kemudahan dan korban yang masih belum ditemukan dapat segera diselamatkan,” ujar Bupati.

Hingga saat ini, operasi pencarian masih terus berlangsung dengan melibatkan Basarnas, TNI AL, Polairud, pemerintah daerah, nelayan, serta kapal-kapal yang melintas di sekitar wilayah pencarian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *