INFOKINI.ID, GOWA– Perumda Air Minum (Perumdam) Tirta Jeneberang terus memperluas jangkauan layanan air bersih bagi masyarakat Kabupaten Gowa. Kali ini, perusahaan pelat merah tersebut mengoperasikan instalasi pengolahan air baru berkapasitas 40 liter per detik yang berlokasi di UPTD Samaya, di bawah kendali IKK Borongloe, Kecamatan Bontomarannu. Fasilitas anyar ini diproyeksikan menjadi motor penggerak utama dalam mendongkrak jumlah Sambungan Rumah (SR) serta mengoptimalkan distribusi air bersih secara merata hingga ke pelosok desa.
Plt Direktur Utama Perumdam Tirta Jeneberang, Irianto Razak, mengungkapkan bahwa penambahan instalasi ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas hidup dan pelayanan publik di tingkat desa, khususnya di Desa Romangloe.
“Target kita tentu adalah peningkatan kualitas layanan air bersih. Dan untuk lebih memberikan optimalisasi pelayanan, tentu kita lakukan yang terbaik untuk masyarakat. Salah satunya adalah menambah cakupan layanan di desa-desa, seperti di Samaya di Desa Romangloe, Kecamatan Bontomarannu,” ujar Irianto saat dihubungi, Selasa (8/9/2026) siang.
Saat ini, Perumdam Tirta Jeneberang mencatat total pelanggan aktif sebanyak 51.000 SR dari keseluruhan 60.000-an SR terdaftar. Khusus di wilayah Samaya sendiri, jumlah pelanggan telah menyentuh angka lebih dari 2.000 SR. Kehadiran instalasi berkapasitas 40 liter per detik ini diyakini mampu melipatgandakan penetrasi layanan.
Kendati saat ini masih dalam tahap uji coba sejak Kamis (3/9/2026) lalu, operasional instalasi tersebut berjalan lancar menunggu proses Provisional Hand Over (PHO) atau serah terima resmi dari pihak rekanan kepada manajemen Perumda.
Sementara itu, Kepala IKK Borongloe, Muh Ridwan Sabir, merinci bahwa total SR di wilayah kerjanya kini telah mencapai 5.461 SR, dengan rincian 3.176 SR di Borongloe dan 2.285 SR di Samaya. Sepanjang 2026 ini, pihaknya mematok target penambahan 500 SR baru yang mencakup seluruh wilayah Kecamatan Bontomarannu. “Semoga setelah pengelolaan instalasi ini diserahkan resmi, maka kita bisa melakukan optimalisasi lebih baik lagi,” ungkap Ridwan.
Optimisme serupa juga disampaikan oleh Kepala UPTD Samaya, Hasriono Hafid. Menurutnya, kapasitas 40 liter per detik ini akan membackup penuh kebutuhan air bersih di Desa Romangloe. Terlebih, kawasan Bontomarannu dikenal sebagai wilayah industri yang sedang berkembang pesat dengan masifnya pembangunan perumahan baru.
“Ujicoba mulai dilakukan pada Kamis 3 September kemarin. Semoga lancar dan stabil ke depannya, karena potensi penduduk dan perumahan di wilayah cakupan Samaya ini sangat besar dan membutuhkan layanan air bersih yang andal,” pungkas Hasriono.(*)
















