Kemanunggalan Prajurit Yonarmed 21/Kawali dan Rakyat Perkuat Sektor Pertanian, Manfaatkan Lahan dan Panen Puluhan Karung di Musim Kemarau

Panen padi di lahan di Yonarmed 21 Kawali.(Foto:ist)

INFOKINI.ID, BENGO– Pengelolaan lahan pertanian seluas tiga hektar yang ada di Batalyon Armed 21/Kawali, menjadi bukti kemanunggalan dan perjuangan TNI bersama rakyat mensukseskan panen padi. Sekitar 15 prajurit Batalyon Artileri Medan (Yonarmed) 21/Kawali turun langsung ke sawah memanen padi bersama warga lokal di tengah tantangan musim kemarau ekstrem yang melanda wilayah Desa Bulu Allamporenge, Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone tersebut, Kamis (3/9/2026).

Fenomena kekeringan parah yang menerjang belakangan ini berdampak signifikan pada hasil produksi. Jika biasanya lahan tersebut mampu menyumbang 49 hingga 50 karung per musim panen dari siklus dua kali panen, setahun kali ini hasilnya merosot ke angka 30-an karung. Hasil panen dari lahan Batalon baret coklat ini berkontribusi dalam menjaga pasokan pasar daerah.

PDAM

Danyon Armed 21/Kawali, Letkol Arm Rianto Hartomo, S.Sos., M.I.P., menegaskan bahwa aksi ini merupakan bukti nyata sinergi TNI Angkatan Darat dalam mengawal program strategis pemerintah di sektor ketahanan pangan nasional. Kehadiran prajurit di lapangan tak sekadar membantu proses fisik pemanenan, tetapi juga memberikan suntikan motivasi bagi petani agar tetap tangguh menghadapi anomali iklim.

Guna mendukung program Ketahanan Pangan (Ketapang) secara berkelanjutan, Yonarmed 21/Kawali tidak hanya berfokus pada komoditas padi. Satuan ini aktif mengembangkannya lewat budidaya hortikultura beragam, seperti tanaman jagung, ubi jalar, hingga pembibitan daun seledri.

Hasil dari pengelolaan sektor ketahanan pangan ini dialokasikan secara akuntabel untuk pembenahan pangkalan dan fasilitas internal satuan, sekaligus menyokong berbagai agenda pembinaan prajurit dan persit serta pemeliharaan satuan secara mandiri. Langkah ini membuktikan komitmen kemanunggalan TNI dengan rakyat, bekerja bersama di medan pertanian untuk mewujudkan ketahanan pangan Indonesia yang kuat, mandiri, dan sejahtera.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *