INFOKINI.ID, MAKASSAR – Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Sulsel akan menggelar pemantauan hilal (rukyatul hilal) 1 Syawal 1447 Hijriah di Kampus Unismuh Makassar, Kamis besok, 19 Maret 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian penentuan Idul Fitri 2026 yang akan dibahas dalam sidang isbat di tingkat nasional pada hari yang sama.
“Pemantauan hilal 1 Syawal untuk Sulawesi Selatan ini akan dipusatkan di Observatorium Unismuh Makassar, Jalan Sultan Alauddin, yang merupakan satu dari 117 titik lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia,” kata Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sulsel Ali Yafid, di ruang kerjanya, Rabu, 18 Maret 2026.
Ali Yafid mengatakan kegiatan rukyatul hilal 1 Syawal 1447 H di Makassar melibatkan berbagai unsur lintas lembaga dan keagamaan, di antaranya Kanwil Kemenag Sulsel, Badan Hisab Rukyat (BHR) Sulsel, BMKG Makassar, MUI Sulsel, Pengadilan Agama, lembaga pemantau dari perguruan tinggi, serta unsur organisasi kemasyarakatan keagamaan.
Menurut Ali Yafid, pelibatan berbagai pihak tersebut merupakan bentuk komitmen Kementerian Agama dalam memastikan proses penetapan Hari Raya Idul Fitri berjalan secara transparan, ilmiah, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Hasil rukyatul hilal dari Sulsel selanjutnya akan dilaporkan sebagai bahan pertimbangan dalam sidang isbat oleh Kementerian Agama RI di Jakarta.
“Penetapan awal Syawal 1447 H akan menunggu laporan hasil rukyatulhilal dari seluruh daerah termasuk Sulsel, yang kemudian dibahas dalam sidang isbat,” jelasnya.
Sidang Isbat penetapan awal Syawal 1447 Hijriah akan digelar pada 19 Maret 2026. Sidang ini dilaksanakan bertepatan dengan 29 Ramadan 1447 H di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama RI, Jalan M.H. Thamrin No. 6, Jakarta.
“Kementerian Agama tetap berkomitmen untuk mematuhi dan melaksanakan hasil sidang isbat yang digelar pada hari yang sama sebagai keputusan resmi pemerintah,” jelasnya.
Apapun hasilnya, Ia berharap seluruh umat senantiasa bisa menjaga nilai-nilai Suci Bulan Ramadan.
“Insya Allah kita semua akan mendapatkan keberkahan puasa, dan kembali fitrah, atas nama Kementerian Agama Sulsel, kami sampaikan Maaf lahir Bathin kami buat semuanya,” tambahnya.















