DAERAH  

Kawal Ketat Bantuan Pangan Bulog, Bupati Gowa Ingatkan Warga: Jangan Diperjualbelikan!

INFOKINI.ID, GOWA– Pemerintah Kabupaten Gowa kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat. Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menyalurkan langsung Bantuan Pangan alokasi Juli, Agustus, dan September 2026 kepada warga di Desa Borimatangkasa, Kecamatan Bajeng Barat, Rabu (16/9/2026).

​Penyaluran beras dari Badan Pangan Nasional ini menyasar masyarakat kurang mampu yang masuk dalam kategori desil 1 hingga 4. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya intervensi pemerintah pusat dan daerah dalam menekan angka stunting serta mengikis kesenjangan sosial.

PDAM

​Dalam sambutannya, Bupati Gowa menekankan pentingnya pengawalan agar program bantuan ini benar-benar tepat sasaran. Apalagi, Kabupaten Gowa dikenal sebagai salah satu daerah di Sulawesi Selatan dengan sistem pengawalan distribusi bantuan pangan terbaik.

“Ini adalah bantuan dari pemerintah pusat untuk masyarakat yang betul-betul membutuhkan, salah satunya untuk mengurangi kesenjangan sosial sekaligus menurunkan angka stunting,” ujar Sitti Husniah Talenrang.

​Bupati perempuan pertama di Gowa tersebut juga mewanti-wanti para penerima manfaat agar memanfaatkan bantuan tersebut secara bijak untuk kebutuhan pokok keluarga.

​”Bantuan ini harus dimanfaatkan dengan baik dan jangan diperjualbelikan. Insyaallah, program ini akan kita teruskan hingga alokasi Oktober sampai Desember mendatang,” tegasnya.

​Sementara itu, Wakil Pemimpin Cabang Bulog Makassar, Musdalifah Nur, membeberkan bahwa setiap Penerima Bantuan Pangan (PBP) menerima total 30 kg beras untuk alokasi tiga bulan tersebut. Di Desa Borimatangkasa sendiri tercatat ada 418 PBP, sedangkan untuk cakupan Kecamatan Bajeng Barat mencapai 3.537 PBP.

​Musdalifah turut mengapresiasi dukungan penuh dari jajaran Pemkab Gowa yang dinilai sangat kooperatif, sehingga proses pendistribusian di lapangan berjalan tertib dan lancar.
​Rasa syukur turut dirasakan warga penerima manfaat. Tanriagi, salah seorang warga Borimatangkasa, mengaku sangat terbantu dengan adanya alokasi beras tersebut di tengah kebutuhan harian yang terus berjalan.

​Selain penyerahan bantuan pangan, kegiatan penyaluran ini dirangkaikan dengan sejumlah layanan publik gratis untuk masyarakat sekitar, meliputi pemeriksaan kesehatan gratis, sunatan massal, hingga gelaran pasar murah.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *