Salurkan Sembako, Ketum Persit Sasar Ratusan Pemulung Tak Beridentitas

Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana, Ny Hetty Andika Perkasa, saat menyambangi dan menyalurkan bantuan paket sembako di pemukiman kumuh yang dihuni ratusan pemulung tak beridentitas. (Foto:ist)

INFOKINI.ID, JAKARTA— Persit Kartika Chandra Kirana tak tinggal diam dalam perannya di tengah pandemi Covid-19. Penyaluran bantuan dengan menyasar berbagai lokasi pemukiman, khususnya warga prasejahtera menjadi bagian dari aksi peduli persit. Seperti saat Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana, Ny Hetty Andika Perkasa yang didampingi Wakil Ketua Umum Persit Kartika Chandra, Ny Santi Fachruddin beserta jajaran pengurus pusat Persit Kartika Chandra Kirana menyalurkan ratusan paket sembako di kawasan pemukiman kumuh di Kampung Ciketing, Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Bantar Gebang, Bekasi Timur pada Jumat (5/6/2020). 
Paket sembako tersebut diserahkan langsung Ny Hetty Andika Perkasa kepada warga pemulung yang ada di pemukiman padat tersebut. Ratusan pemulung yang mendapatkan perhatian dari Ketum Persit KCK, Ny Hetty Andika juga berdialog dengan  istri Kasad tersebut. Ratusan pemulung yang bermukim di kawasan kumuh itu, merupakan pemulung yang tak beridentitas dan hampir tak pernah tersentuh penyaluran bantuan.
“Penyaluran bantuan ini merupakan salah satu wujud kepedulian Persit Kartika Chandra Kirana, untuk membantu meringankan beban para pemulung di TPU Bantar Gebang yang terdampak Covid-19,” jelas Ny Hetty Andika. Selain para pemulung, warga di sekitar pemukiman tersebut juga mendapatkan bantuan dari Ibu Hetty Andika Perkasa yang didistribusikan melalui Babinsa Bantar Gebang.
Menurut Ketua RW setempat, Pak Kiman Sumarwan, kegiatan seperti ini baru pertama kali dilaksanakan di wilayahnya, terutama di pemukiman pemulung yang paling kumuh tersebut. “Ini baru pertama kali di RW 01. Bantuan seperti ini memang sangat membantu meringankan beban mereka, terlebih saat kondisi seperti sekarang ini,” katanya.
Ia pun menjelaskan bahwa ada 115 KK yang berprofesi bebagai pemulung, dan jarang tersentuh bantuan, karena tidak memiliki identitas sebagai warga RW 01.”Mereka sering pindah-pindah dan tidak terdaftar di kelurahan, sehingga saat ada bantuan mereka tidak dapat, karena tidak memiliki identitas sebagai warga sini. Terima kasih kepada Ibu Kasad dan semoga kegiatan ini dapat rutin dilakukan,” harap Kiman sambil tersenyum.
Sementara itu, salah seorang pemulung berusia 40 tahun yang bernama Rohmat. Menurutnya, kepedulian Ibu Hetty yang menyalurkan bantuan ini akan sangat bermanfaat bagi para pemulung. “Bantuan ini akan sangat bermanfaat bagi kami. Selama covid penghasilan saya menurun, kalau dulu sehari dapat 50 ribu, sekarang hanya 20 ribu perhari, itupun kalau lancar,” ujarnya. Hal senada diungkapkan Napih pemulung berusia 50 tahun yang gubuknya berseberangan dengan Pak Rohmat. “Akibat penghasilan menurun, istri saya hanya masak bawang campur cabe pake garam. Dengan adanya bantuan ini, Alhamdulillah saya bisa makan enak,” tutur bapak empat anak yang sudah terjun menjadi pemulung sejak 2004 tersebut.
Sementara itu di tempat terpisah, Danramil Bantar Gebang, Kapten Inf Pardi menyampaikan bahwa tempat diadakannya baksos oleh Ketum Persit itu merupakan tempat terkumuh di antara beberapa pemukiman pemulung yang ada di wilayahnya. “Pemukiman tadi itu yang paling kumuh, apalagi saat musim hujan, selain menimbulkan bau yang tidak sedap ditambah pula dengan jalannya becek,” tuturnya. Turut hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Dandenma Mabesad, Dandim 0507/Bekasi Kota,  Lurah Sumur Batu dan aparatur pemerintahan kelurahan setempat. (Persit KCK Pusat).(rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *