Trump dan Elon Musk Gelontorkan Triliun Rupiah Demi Amankan Pemilu Sela AS 2026

Foto: IST/Elon Musk dan Donald Trump (REUTERS/Nathan Howard)

INFOKINI.ID, JAKARTA– Dua figur sentral Partai Republik, Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan miliarder Elon Musk, resmi menyuntikkan dana kampanye dalam jumlah fantastis menjelang Pemilihan Sela (Midterm Election) 2026. Langkah darurat ini diambil kurang dari delapan minggu sebelum Hari Pemilihan, menyusul ancaman kehilangan kontrol di salah satu kamar Kongres akibat keunggulan Partai Demokrat dalam berbagai jajak pendapat.

Trump mengonfirmasi rencana pengalokasian dana pribadi hingga USD 400 juta – USD 500 juta (sekitar Rp6,5 triliun-Rp8,1 triliun) untuk memperkuat basis dukungan Republikan di wilayah-wilayah krusial.

PDAM

Berdasarkan data riset iklan politik AdImpact, komite aksi politik (PAC) berafiliasi dengan Trump, No Going Back, telah memesan slot iklan senilai lebih dari USD 74 juta. Iklan tersebut membidik 15 kontestasi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) serta pemilihan Senat di enam negara bagian penentu (battleground states): Alaska, Georgia, Michigan, North Carolina, New Hampshire, dan Ohio.

Alokasi terbesar, yakni USD 15,7 juta, digelontorkan di Michigan. Strategi penyerangan difokuskan untuk menekan kandidat Demokrat Abdul El-Sayed yang memimpin jajak pendapat atas kandidat Republik Mike Rogers, melalui penayangan ulang rekaman wawancara kontroversial terkait pengurangan anggaran kepolisian.

Selain persaingan di Michigan, ancaman nyata menyeruak di Texas—basis pertahanan tradisional Partai Republik. Jaksa Agung Texas dari Partai Republik, Ken Paxton, kini terancam kalah dari kandidat Demokrat James Talarico yang unggul 2,1 poin persentase dalam rata-rata survei Silver Bulletin.

Guna membendung kekalahan bersejarah tersebut, PAC America milik Elon Musk dan PAC utama Trump, MAGA Inc., menyuntikkan amunisi tambahan masing-masing sebesar USD 2,6 juta dan USD 10 juta ke Texas. Sebanyak USD 7,1 juta di antaranya dialokasikan khusus untuk iklan serangan udara terhadap Talarico.

Ahli strategi Partai Republik dari Purple Strategies, Brad Dayspring, menilai langkah agresif dua tokoh ini sangat krusial untuk mengamankan peta politik yang kian memanas tanpa perlu menyedot sumber daya dari daerah pemilihan lainnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *