Sebuah Kapal Terbakar, 5 ABK Alami Luka-luka

Ilustrasi kapal terbakar. (int)

INFOKINI.ID – Sebanyak lima orang Anak Buah Kapal (ABK) KM Anaya dilaporkan mengalami luka bakar dalam insiden terbakarnya kapal tersebut diperairan laut Maluku, Kamis (26/3/2026).

Pihak Basarnas Sulut kemudian mengerahkan tim rescue guna menangani insiden tersebut.

“Kantor Pencarian dan Pertolongan Manado mengerahkan tim rescue dalam operasi pencarian dan pertolongan (SAR) menyusul insiden kebakaran yang terjadi pada kapal KM Anaya di perairan Laut Maluku,” kata Nuriadin Gumeleng di Manado, Jumat (27/3/2026).

Menurutnya, peristiwa itu terjadi Kamis (26/3) saat kapten kapal melalui pelapor Wandi Lumuhu menyebutkan telah terjadi kebakaran di ruang mesin kapal. Sejumlah ABK mengalami luka bakar saat berupaya memadamkan api.

Dari lima ABK yang dilaporkan terbakar, satu korban di antaranya dalam kondisi luka bakar berat dan membutuhkan evakuasi medis segera (medevac).

Selanjutnya, kapal bergerak menuju Pelabuhan Bitung dengan kecepatan sekitar 6-7 knot.

Lokasi kejadian diperkirakan berada pada koordinat 1°54’10.62″ LU dan 126°23’49.98″ BT, dengan jarak sekitar 87 nautical mile arah timur laut dari Kantor SAR Manado dan 78 nautical mile dari Unit Siaga SAR Bitung.

Setelah mendapat laporan, Kantor Basarnas Sulut langsung memberangkatkan tim rescue menuju titik intercept menggunakan ‘Rigid Buoyancy Boat’ (RBB).

Operasi SAR ini melibatkan sejumlah unsur, antara lain Tim Rescue Kantor SAR Manado, Polairud Bitung Unit Siaga SAR Bitung, Unit Siaga SAR Likupang, serta BPBD Bitung dengan total puluhan personel yang dilengkapi dengan peralatan komunikasi, medis, serta sarana pendukung lainnya.

“Hingga saat ini, seluruh korban berjumlah empat orang masih dalam status dalam penanganan, sementara data identitas korban masih dalam proses pendataan,” jelasnya.

Basarnas mengimbau seluruh pihak terkait untuk terus berkoordinasi dan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.

“Perkembangan lebih lanjut akan disampaikan secara berkala,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *