​Tembuskan Akses Mobilitas dan Bangkitkan Ekonomi Desa Mamampang: TNI Kebut Bangun Jembatan Armco

Pembangunan Jembatan Armco di Desa Mamampang dikebut TNI.(Foto:ist)

INFOKINI.ID, GOWA– Kodim 1409/Gowa terus membuktikan komitmennya sebagai pilar pengabdian dan kepanjangan tangan negara di tengah masyarakat. Melalui proyek infrastruktur strategis, TNI bersama warga tengah mengebut pembangunan Jembatan Armco Tahap IV di Sungai Balang Buloa, Desa Mamampang, Kecamatan Tombolopao, Kabupaten Gowa. Hingga Sabtu (18/7/2026), progres fisik proyek vital ini dilaporkan telah menyentuh angka 72 persen.

Pembangunan jembatan akan menjadi tumpuan harapan baru bagi mobilitas warga. Keberadaannya sangat krusial karena akan memangkas isolasi geografis dan membuka sumbatan akses transportasi bagi sedikitnya 550 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 2.350 jiwa di Desa Mamampang.

PDAM

Jembatan Armco ini memiliki mendalam mengenai sinergi antara pertahanan wilayah dan kesejahteraan masyarakat. Tujuan utama dari proyek ini mencakup tiga pilar penting, yaitu akselerasi pertumbuhan ekonomi, dimana transportasi hasil bumi dan komoditas lokal kini memiliki kepastian jalur. Kemudahan akses ini diproyeksikan mampu menekan biaya logistik, meningkatkan pendapatan petani, dan menghidupkan urat nadi perekonomian desa yang selama ini terhambat.

Pilar lainnya adalah aksesibilitas pelayanan publik. Jembatan ini menjamin keselamatan dan kenyamanan warga dalam menjangkau fasilitas kesehatan, pusat pendidikan, hingga pusat pemerintahan kecamatan.

Dan pilar selanjutnya budaya gotong royong. Pelaksanaan proyek ini menjadi simbol kemanunggalan TNI-Rakyat. Kolaborasi solid terjalin erat antara personel Kodim 1409/Gowa, personel Zibang, personel Yon Teritorial Pembangunan, serta partisipasi aktif warga setempat yang turun langsung ke lapangan.

Berdasarkan laporan teknis terbaru dari lapangan, pengerjaan struktur utama berjalan sesuai dengan target operasional. Rincian capaian pengerjaan jembatan tersebut, meliputi pembersihan lahan 86 persen, lantai kerja penahan Armco setelah selesai 100 persen, dropping material dirampungkan 76 persen, perakitan struktur Armco selesai 100 persen, Penahan Armco (pasangan batu plesteran) selesai 84 persen, penimbunan badan jalan sebesar 70 persen, dan sloof reling (pagar pengaman) progresnya 50 persen.

Dandim 1409/Gowa, Letkol Inf Gilang Nugraha Kresnadi, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur ini merupakan bentuk nyata implementasi kebijakan pemerintah dalam mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pelosok.

“Pengerjaan di lapangan terus kami pantau secara ketat dan berkala. Kami ingin memastikan kualitas bangunan tetap terjaga dengan standar teknis yang baik. Jembatan ini harus kokoh, bertahan lama, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Desa Mamampang,” tegas Letkol Inf Gilang Nugraha Kresnadi.

Pihak Kodim 1409/Gowa optimis sisa pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu. Targetnya, dalam waktu dekat masyarakat sudah bisa menikmati akses jembatan yang lebih aman, nyaman, dan kokoh guna mendukung produktivitas dan aktivitas sehari-hari.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *