Resepsi Diplomatik di Hamburg: Diplomasi Rempah Maluku dan Isu Kemaritiman Curi Perhatian Jerman

Resepsi diplomatik.(Foto:ist)

INFOKINI.ID, HAMBURG– Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hamburg menggelar Resepsi Diplomatik peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Selasa (15/9/2026). Momentum ini dimanfaatkan secara strategis oleh Indonesia untuk memperkuat diplomasi budaya, ekonomi, dan hubungan bilateral dengan Jerman.

​Dalam sambutannya, Konsul Jenderal RI di Hamburg menegaskan komitmen Pemerintah Indonesia untuk mendorong pembangunan nasional dan kesejahteraan inklusif di tengah dinamika global. Konjen RI menyoroti eratnya hubungan kedua negara sepanjang tahun, yang ditandai dengan kunjungan Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier dan Menteri Reem Alabali-Radovan ke Indonesia, serta kehadiran Menteri PPN/Bappenas Rachmat Pambudy pada ajang Hamburg Sustainability Conference.

PDAM
Musik gamelan mewarnai resepsi diplomatik.(Foto:ist)

​Sejumlah capaian strategis turut dipaparkan, termasuk suksesnya Indonesia Maritime Partnership Forum serta persiapan Forum on Doing Business in Indonesia pada November mendatang bersama HK Hamburg dan PwC. Forum bisnis ini dirancang untuk mendongkrak optimalisasi implementasi Indonesia–EU Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) yang telah disepakati sejak September 2025.

​Tamu kehormatan yang mewakili Pemerintah Kota Hamburg, Dr. Alexander von Vogel (State Councillor for Energy), memberikan apresiasi tinggi terhadap prinsip Bhinneka Tunggal Ika (Unity in Diversity) yang dinilai sangat selaras dengan nilai keberagaman di Hamburg.

​Ia juga menyoroti ikatan historis kemaritiman antara Hamburg dan Indonesia yang telah terjalin lama melalui jalur pelayaran internasional. Menurut Dr. von Vogel, implementasi RI-EU CEPA yang memangkas berbagai tarif dagang akan memberikan keuntungan signifikan bagi Hamburg sebagai kota pelabuhan utama di Eropa.

​Perayaan tahun ini tampil unik dengan menghadirkan pameran khusus bertema Maluku. Pameran ini mengupas sejarah rempah-rempah dunia, kisah heroik tokoh Markus Mailopu, hingga kearifan lokal Sasi dalam menjaga kelestarian alam hayati.

Suguhan penampilan dari seni tarian Bali.(Foto:ist)

​Suasana resepsi semakin semarak dengan lantunan musik gamelan, tari Bali, sajian kuliner khas Nusantara, serta kehadiran stan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) yang memamerkan produk-produk unggulan Indonesia yang telah menembus pasar Jerman.

​Acara yang berlangsung hangat ini dihadiri oleh jajaran Korps Diplomatik negara sahabat serta mitra strategis KJRI Hamburg dari empat wilayah kerja, yaitu Hamburg, Bremen, Niedersachsen, dan Schleswig-Holstein. Pertemuan tersebut berhasil menjaring berbagai peluang kerja sama baru, mulai dari rencana pendirian sekolah vokasi perhotelan di Indonesia, program pertukaran mahasiswa, hingga komitmen investasi di berbagai sektor.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *