INFOKINI.ID, GOWA– Langkah sigap ditunjukkan oleh Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, saat turun langsung menyalurkan bantuan pangan berupa beras kepada warga di Desa Barembeng, Kecamatan Bontonompo. Bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah pusat bagi warga yang masuk dalam kategori desil 1 hingga 4 Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Nasional (DTSN) guna mencukupi kebutuhan pokok sehari-hari.
Di hadapan masyarakat, Bupati Talenrang menyampaikan rasa syukurnya atas perhatian Presiden RI terhadap warga Kabupaten Gowa. Namun, ia juga memberikan penegasan keras agar bantuan tersebut dimanfaatkan secara bijak dan tidak diperjualbelikan demi alasan apapun.
“Kita patut bersyukur karena ini adalah bentuk perhatian Bapak Presiden kepada masyarakat kita, khususnya masyarakat Kabupaten Gowa demi mencukupi kebutuhan pangan sehari-hari,” ungkap Husniah. “Diharapkan bantuan ini tidak diperjualbelikan. Kepada koordinator agar memberikan sesuai nama penerima atau tepat sasaran sesuai dengan yang ada dalam DTSN.”
Selain memastikan penyaluran tepat sasaran, Bupati perempuan pertama di Gowa ini juga menyempatkan diri mengingatkan warganya agar meningkatkan kewaspadaan di tengah ancaman cuaca ekstrem. Ia meminta masyarakat lebih berhati-hati terhadap berbagai pemicu kebakaran rumah tangga, mulai dari penggunaan kompor hingga peralatan elektronik.
“Di tengah cuaca ekstrem dan maraknya kebakaran, saya mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan kompor di rumah dan hal-hal lainnya yang dapat memicu terjadinya kebakaran,” pesannya.
Sementara itu, Koordinator Bantuan Pangan Kabupaten Gowa dari Perum Bulog Cabang Makassar, Irianto, memaparkan bahwa khusus di Desa Barembeng, terdapat 547 Penerima Bantuan Pangan (PBP) yang berhak menerima alokasi tiga bulan sekaligus (Juli-September). Masing-masing warga mendapatkan jatah 10 kilogram beras per bulan sehingga total membawa pulang 30 kilogram.
“Di Desa Barembeng total penerima 547 PBP, dan untuk Kecamatan Bontonompo secara keseluruhan, bantuan pangan yang disalurkan mencapai 188.400 kilogram atau diperuntukkan bagi 6.280 PBP,” jelas Irianto.
Secara keseluruhan, program bantuan pangan ini disebar merata di 18 kecamatan se-Kabupaten Gowa dengan menyasar 73.780 PBP. Angka tersebut mencatatkan kenaikan sekitar 3,99 persen dibandingkan alokasi periode Februari-Maret 2026 yang sebelumnya berada di angka 70.944 penerima. Bulog bersama Pemkab Gowa pun terus mengawal agar distribusi ini berjalan lancar tanpa ada penyelewengan.(*)
















